PKB Bantah Tudingan PD: Dari Awal PAN Cenderung Mau Gabung Koalisi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 18:38 WIB
Daniel Johan
Politikus PKB Daniel Johan (Foto: dok. Daniel Johan)
Jakarta -

PKB membantah tudingan Partai Demokrat (PD) yang menyebut masuknya PAN ke koalisi Joko Widodo (Jokowi) untuk mengegolkan agenda perihal masa jabatan presiden. PKB menegaskan hingga saat ini rencana amandemen UUD 1945 tidak membahas masa jabatan presiden.

"Apa hubungannya ya? Sejauh ini belum ada pembahasan tersebut (soal perpanjangan masa jabatan presiden). Yang ada mengenai Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN)," kata Ketua DPP PKB Daniel Johan kepada wartawan, Jumat (27/8/2021).

PD menuding masuknya PAN ke koalisi Jokowi tidak hanya sebatas untuk menyokong segala kebijakan pemerintah. Tudingan PD, masuknya PAN bertujuan untuk mengegolkan wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Namun, menurut Daniel, tanpa adanya PAN, amandemen UUD 1945 tetap bisa dilakukan. Sebab, perolehan kursi partai koalisi Jokowi di MPR RI sudah mencukupi.

"Makanya, ini memperjelas tidak ada hubungannya dengan amandemen. Toh, secara suara, koalisi yang ada sudah mencukupi," sebut Daniel.

Lebih lanjut Daniel menyebut saat ini adalah waktu yang tepat untuk menarik PAN ke koalisi. Anggota DPR RI itu menilai PAN memang cenderung ingin masuk koalisi Jokowi.

"Jadi ini rasanya lebih ke rencana lama yang tertunda dan baru terealisasi saat ini. Dari awal PAN memiliki kecenderungan untuk bergabung ke koalisi," pungkasnya.

Simak juga video 'PAN Ungkap Isi Pertemuan dengan Jokowi di Istana Bersama Parpol Koalisi':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya di halaman berikutnya.