Hampir Sepekan Pasca-insiden Maut, Mal Margo City Depok Belum Buka

Firda Cynthia - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 11:43 WIB
Sudah hampir seminggu berlalu pascainsiden maut, Mal Margo City Depok belum buka (Firda/detikcom)
Sudah hampir seminggu berlalu pascainsiden maut, Mal Margo City Depok belum buka (Firda/detikcom)
Depok -

Insiden kebocoran gas yang memicu ambruknya sebagian bangunan Mal Margo City sudah berlalu hampir sepekan. Hingga hari ini Mal Margo City, Depok, belum dibuka untuk umum.

Public Relations & Marketing Communication Margo City, Sinta Nawang Wulan mengatakan Mal Margo City belum bisa beroperasi saat ini. Margo City masih ditutup karena sedang dilakukan renovasi.

"Iya betul masih tutup," kata Sinta saat dihubungi detikcom, Jumat (27/8/2021).

Pantauan di lokasi, pukul 10.00 WIB, akses masuk Mal Margo City ditutup pagar kawat berduri. Dua orang sekuriti tampak berjaga di lokasi.

Tidak tampak adanya pengunjung yang masuk ke dalam mal. Seorang sekuriti mengatakan hanya manajemen mal yang diizinkan masuk ke mal.

Seperti diketahui, insiden kebocoran pipa gas di Mal Margo City terjadi pada Sabtu (21/8) lalu. Insiden ini mengakibatkan 1 orang tewas dan 10 lainnya luka-luka.


12 Saksi Diperiksa

Insiden maut itu masih diselidiki polisi. 12 orang saksi yang merupakan karyawan, manajemen mal hingga sopir taksi diperiksa polisi.

"Kemudian terkait masalah saksi-saksi yang sudah kita periksa sampai dengan tadi malam ada 12 orang, 11 dari karyawan maupun manajemen dari pihak Margo City," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno di Mapolres Depok, Senin (23/8).

Para Saksi Dengar Ledakan

Dari keterangan para saksi itu, Yogen menyebutkan rata-rata dari mereka mendengar adanya suara ledakan. Tak lama berselang, para saksi kemudian menyaksikan bangunan mal runtuh.

"Ya rata-rata menyatakan bahwa memang mendengar suara ledakan, kemudian atap runtuh segala macam," ungkapnya.

Polisi mengungkap adanya kebocoran pipa gas terkait insiden ambruknya sebagian bangunan Mal Margo City Depok, Sabtu (21/8) lalu. Hasil itu diperoleh dari pemeriksaan laboratorium forensik.

(mea/mea)