Dirut Jakpro Diganti, Bagaimana Kelanjutan Formula E hingga Stadion JIS?

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 08:24 WIB
Desain Sirkuit Formula E Jakarta
Desain Sirkuit Formula E Jakarta (Foto: Istimewa)

Pergantian dewan direksi dan komisaris Jakpro tertuang dalam keputusan para pemegang saham (KPPS). Dalam putusan tersebut, posisi Dwi Wahyu Amanasto sebagai Direktur Utama diganti oleh Widi Amanasto.

Merujuk keterangan dari Jakpro, Dwi Wahyu menjabat dirut sejak pertengahan 2018. Plt Kepala BP BUMD DKI Jakarta, Riyadi mengatakan pergantian dilakukan saat masa jabatan Dwi belum selesai.

"Iya, belum (selesai jabatannya)," jelas Riyadi.

Untuk diketahui, peresmian Jakarta International Stadium (JIS) termasuk ke dalam proyek besar Anies yang digeber di tengah pandemi COVID-19. Dalam instruksi terbaru Anies, JIS ditargetkan bisa diresmikan pada Desember 2021.

Jakarta International Stadium mulai dibangun pada akhir 2019. Dana pinjaman untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2020 Pemprov DKI disorot lantaran sebagian dipakai untuk pembangunan infrastruktur, salah satunya pembangunan JIS.

Dana pinjaman PEN yang dipakai untuk membangun Jakarta International Stadium Rp 1,18 triliun. Pada tahun ini, progress pembangunan JIS mulai signifikan. Anies mengatakan stadion ini bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan hingga kegiatan seni.

Selain JIS, ajang balap mobil listrik Formula E masuk ke dalam 28 isu prioritas pada tahun ini dan 2022. Anies menyebut saat ini JakPro sebagai pihak penyelenggara sedang mengkaji pelaksanaan Formula E di tengah pandemi. Pemprov, lanjut Anies, juga mendorong JakPro mencari sumber pendanaan alternatif.

Meski ada pembiayaan yang disetop, Anies tetap menargetkan Formula E bisa digelar pada 2022. Hal itu tertuang dalam Ingub baru Anies.

"Isu Formula E, target keluaran terselenggaranya lomba Formula E, target waktu Juni 2022," tulis Ingub Anies.


(imk/fas)