Polisi Beri Trauma Healing ke Pekerja Pembangun Jembatan di Yahukimo

Wilpret Siagian - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 20:29 WIB
Polisi Beri Trauma Healing ke Pekerja Pembangun Jembatan di Yahukimo pasca 2 rekannya dibunuh KKB (Foto: Istimewa)
Polisi memberikan trauma healing kepada pekerja pembangun jembatan di Yahukimo setelah dua rekannya dibunuh KKB. (Foto: dok. Istimewa)
Yahukimo -

Tim Satgas Binmas Noken melakukan pendampingan dan trauma healing kepada 11 pekerja yang membangun jembatan di Sungai Brazza, Kampung Kribun, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua. Para pekerja itu sebelumnya dievakuasi ke Polres Yahukimo pascapembunuhan dua rekannya oleh KKB.

Bukan hanya melakukan trauma healing, tim kesehatan Satgas Nemangkawi juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pekerja itu.

"Saat diperiksa kesehatan, ditemukan satu orang karyawan mengalami keluhan demam sehingga tim kesehatan Satgas Nemangkawi memberikan pengobatan kepada karyawan tersebut," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal di Jayapura, Papua, Selasa (24/8/2021).

Ahmad menjelaskan kegiatan trauma healing ini dilakukan guna menghindari trauma setelah terbunuhnya dua pekerja lain.

"Kegiatan ini menjadi upaya menghilangkan trauma, khususnya setelah insiden terbunuhnya dua karyawan yang dilakukan oleh kelompok KKB agar karyawan PT Indo Papua tetap tenang," ujarnya.

Menurut Kamal, aparat kepolisian tidak akan tinggal diam dan akan tetap bertindak tegas untuk mengungkap dan mencari pelaku pembunuhan, pembakaran, serta penembakan dari kelompok KKB yang diketahui merupakan kelompok Tandius Gwijangge.

Seperti diketahui, kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali berulah. Mereka diduga membunuh dua pekerja yang membangun jembatan di Sungai Brazza, Kampung Kribun, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Dilansir dari Antara, Minggu (22/8/2021), KKB diduga membunuh dua pekerja itu pada Minggu sekitar pukul 16.30 WIT. Kedua korban yang meninggal tersebut adalah Rionaldo Raturoma dan Dedi Imam Pamuji.

Korban adalah karyawan PT Indo Papua yang sedang melakukan pembangunan jembatan di Sungai Brazza. Lokasi kejadian sekitar 10 kilometer dari kamp milik PT Indo Papua.

Satgas Nemangkawi Ditembaki Saat Evakuasi

Pada Senin (23/8), Satgas Nemangkawi beberapa kali terlibat baku tembak dengan KKB saat akan mengevakuasi karyawan proyek pembangunan jembatan.

Tiga anggota Satgas Nemangkawi terluka akibat rekoset peluru. Selain itu, satu anggota Satgas Nemangkawi lain terkena tembakan di helmnya.

(mae/mae)