Beredar Video Antrean Panjang di St Bojong Gede, KCI Beri Penjelasan

Annisa Rizky Fadhil - detikNews
Senin, 23 Agu 2021 14:32 WIB
KRL melintas di kawasan Rawajati, Jakarta, Jumat (14/12/2018). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan
Ilustrasi KRL (Foto: Dok. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta -

Sebuah video yang memperlihatkan antrean panjang di Stasiun Bojong Gede, Bogor, beredar luas. Antrean tersebut bahkan mengular hingga ke luar stasiun.

VP Corporate Secretary KCI Commuter Anne Purba memberikan penjelasan atas video tersebut. Anne mengatakan antrean tersebut wajar karena, sejak adanya pembatasan mobilitas, pihak KCI membatasi kapasitas.

"Bukan padat. Setiap hari selama pandemi memang antre, karena pembatasan kapasitas hanya 52 per kereta. Dulu sebelum PPKM 74 kan ya," ujar Anne saat dimintai konfirmasi, Senin (23/8/2021).

Selama diberlakukannya PPKM level 4, Anne juga mengimbau masyarakat menaati aturan. Pengguna KRL pun diminta patuh terhadap aturan kapasitas yang sudah disediakan.

"Kami mengimbau pengguna KRL harus menaati peraturan pembatasan kapasitas. Kami tidak mengurangi jumlah perjalanan walaupun kapasitas penumpang menurun," terang Anne.

Adapun hingga pukul 08.00 WIB tadi, Anne menyebutkan pengguna KRL di seluruh stasiun sebanyak 83.379 orang. Angka ini naik 7 persen dibandingkan pada Senin (16/8) lalu.

"Senin lalu jumlah pengguna KRL itu 77.679 orang. Seluruh stasiun juga terpantau lancar, tertib dan kondusif. KAI Commuter juga masih memberlakukan dokumen perjalanan sebagai salah satu syarat naik KRL," tuturnya.

Untuk memaksimalkan pelayanan dan menunjang kenyamanan, KAI Commuter mendorong penumpang agar menerapkan protokol kesehatan. Secara rutin, petugas bakal melakukan penyekatan baik di stasiun maupun di dalam KRL.

(knv/knv)