Ditjenpas Tepis Kritik Laode Syarif soal Remisi Koruptor Langgar Aturan

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Sabtu, 21 Agu 2021 20:03 WIB
Gedung Ditjen Pemasyarakatan (Ditjenpas) (dok FB Ditjen Pas)
Gedung Ditjen Pemasyarakatan (Ditjenpas). (Foto: dok. FB Ditjenpas)

Sebelumnya, Laode M Syarif menyoroti pemberian remisi kepada Djoko Tjandra dan para narapidana koruptor lainnya dalam rangka HUT RI ke-76. Laode menilai hal tersebut dapat merusak image penegak hukum dan diduga melanggar peraturan yang berlaku.

"Pemberian remisi terhadap koruptor yang merusak image aparat penegak hukum, bukan hanya melanggar PP No 28/2006, tapi juga menunjukkan lemahnya komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi. Pemerintah harus tahu bahwa masyarakat tidak gampang lagi diperdaya dengan janji-janji kosong karena yang mereka lihat adalah tindakan nyata pemerintah," kata Laode kepada wartawan, Sabtu (21/8).

Selanjutnya, Laode menyebut pemberian remisi 2 bulan terhadap terpidana Djoko Tjandra adalah contoh ketidakpatuhan pada perundang-undangan. Laode heran Djoko Tjandra, yang sempat menjadi buron 11 tahun, malah mendapatkan remisi selama 2 bulan. Menurut Laode, Djoko Tjandra sudah mencemarkan nama kepolisian dan kejaksaan.

"Remisi yang diterima Djoko Tjandra dan sejumlah napi korupsi yang tidak berstatus sebagai justice collaborator adalah contoh nyata tidak patuh pada peraturan perundang-undangan," kata Laode.


(zap/zap)