Sebulan Berlalu, Penyebab Kebakaran Gedung BPOM Belum Terungkap

Annisa Rizky Fad - detikNews
Jumat, 20 Agu 2021 20:35 WIB
Suasana kantor BPOM usai kebakaran (Foto: Yogi/detikcom)
Suasana kantor BPOM seusai kebakaran (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Pusat masih mendalami kasus kebakaran gedung BPOM di Jakarta Pusat. Sudah satu bulan berlalu sejak 18 Juli, penyebab kebakaran belum terungkap.

"Kami masih menunggu hasil dari Labfor ya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardhana saat detikcom hubungi, Jumat (20/8/2021).

Wisnu mengatakan pihaknya masih mendalami kasus kebakaran tersebut. Sejauh ini belum ada penetapan tersangka terkait kejadian itu.

"Belum ada pelaku yang kami tetapkan. Kasus masih kami dalami," katanya.

"Kasus masih dalam proses pendalaman ya," tambahnya.

Dugaan Awal Akibat Korsleting Listrik

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

"Dugaan awal kebakaran terjadi akibat adanya hubungan pendek arus listrik yang mungkin terkait dengan peremajaan instalasi listrik yang sedang dilakukan di lokasi kejadian," ujar Argo Yuwono kepada wartawan, Rabu (21/7).

Argo menerangkan, berdasarkan penyelidikan awal, api menyala di lantai satu gedung. Api muncul di ruang standardisasi obat dan prekursor dan zat adiktif.

Kebakaran di kantor BPOM Jakarta Pusat terjadi pada Minggu (18/7) sekitar pukul 21.30 WIB. Sebanyak 17 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan pemadaman dinyatakan selesai pada Senin (19/7) pukul 00.42 WIB.

Di sisi lain, polisi turut menyelidiki apakah ada unsur pidana dalam peristiwa kebakaran tersebut. Terbaru, polisi telah memeriksa enam orang saksi yang merupakan pegawai BPOM dan pegawai kontraktor.

Adapun ruangan yang terbakar adalah ruang staf dan arsip. Adapun barang-barang yang terbakar sebagian besar adalah arsip mengenai narkotika, prekusor, dan zat adiktif (napza).

Lihat lagi video saat Kebakaran Gedung BPOM:

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)