Kapal Berisi 20 Orang Hilang Kontak Sepekan Usai Berlayar dari Lampung

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 17:46 WIB
Deretan kapal-kapal penisi melakukan bongkar muat di pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi Kapal (Dikhy Sasra/detikcom)
Lampung -

Kapal yang berisi 20 orang hilang kontak setelah berangkat dari Pelabuhan Perikanan Lempasing. Kapal tersebut telah hilang kontak sekitar sepekan.

"KM EMJ Tujuh berangkat dari pelabuhan Perikanan Lempasing pada 11 Agustus lalu, hilang kontak pada 12 Agustus, pukul 13.21 WIB. POB (person on boat) 20 orang," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Jumaril, saat dimintai konfirmasi, Kamis (19/8/2021).

Dia mengatakan pihaknya baru menerima laporan kapal hilang kontak pada Senin (16/8). Dia mengatakan tim SAR langsung melakukan pencarian terhadap kapal tersebut yang diduga mengarah ke Samudra Hindia.

"Upaya yang dilakukan, meminta e-broadcast oleh Basarnas pusat kepada kapal-kapal yang melintas. Dilakukan pemapelan kepada kapal-kapal yang beraktivitas di sekitar LKP terkait insiden tersebut melalui VTS Panjang," ucapnya.

Dia mengatakan saat ini pihaknya telah mengerahkan KN SAR Basudewa Kansar Lampung, serta dua kapal lain untuk melakukan pencarian. Jumaril juga mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk membantu pencarian dengan pesawat.

"Kendala, interval waktu dari saat kejadian hingga dilaporkan ke Basarnas terlalu lama tanggal 12 sampai dengan 16 (Agustus), sehingga pergeseran titik duga lokasi kapal diperkirakan sudah sangat jauh mengingat arus laut mengarah ke Samudra Hindia serta mengakibatkan search area menjadi sangat luas," tuturnya.

Dia mengatakan pencarian juga terkendala dengan gelombang tinggi mencapai 6 meter di perairan sebelah barat Lampung. Jumaril enggan menduga-duga penyebab kapal tersebut hilang kontak.

"Yang jelas tanggal-tanggal tersebut berdasarkan prakiraan BMKG ketinggian gelombang di sebelah barat Lampung mencapai 4-6 meter, bahkan untuk Samudra Hindia barat Lampung 6-9 meter," tuturnya.

(haf/fjp)