Novel Bamukmin Siap Jadi Cawapres Anies di 2024, Ini Alasannya

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 15:23 WIB
Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap Novel Bamukmin terkait kasus penganiayaan dan penyekapan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng, Kamis (10/10/2019).
Novel Bamukmin (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Novel Bamukmin menyatakan kesiapannya maju dalam pilpres 2024. Novel mengaku terpanggil untuk jihad secara konstitusional.

"Saya terpanggil wajib jihad konstitusional menyelamatkan bangsa yang sudah di ujung kehancuran oleh penjajahan gaya baru. Dan jihad konstitusional ini sudah didengungkan oleh Imam Besar Habib Rizieq sejak tahun 2019," kata Novel kepada wartawan, Kamis (19/8/2021).

"Dan konsep pasangan capres umara dan ulama sudah saya gaungkan bersama ACTA tahun 2019 ketika itu deklarasi Prabowo Subianto-Ustaz Abdul Somad. Ternyata lawan politik memakai konsep itu cuma ternyata kenyataannya saat ini wapresnya nggak berdaya hanya menjadi pajangan dinding pemanis bingkai saja," lanjut Novel.

Novel merencanakan nyapres bersama Anies Baswedan. Novel menyebut dirinya sebagai cawapres, sedangkan Anies sebagai capres. Namun hal itu masih tentatif tergantung keputusan ijtimak ulama nantinya.

"Benar sementara ini masih cocok Anies-Novel, namun hasil akhir baik saya maupun Anies diputuskan di ijtima ulama nanti tahun 2023. Semua saya serahkan juga kepada Imam Besar Habib Rizieq Shihab untuk doa dan dukungannya," ujarnya.

"Adab saya nggak mau jadi capres karena Imam Besar Habib Rizeq pernah digadang-gadang oleh sebagian rakyat Indonesia sebagai capres, sedari itu saya nggak pernah mau maju sebagai capres. Kondisi politik saat ini masih terus berubah untuk 2024 masih banyak sekali kalkulasi politik menggelinding menuju 2024," lanjut Novel.

Novel tidak menjawab tegas apakah rencana in sudah dikomunikasikan ke Anies Baswedan. Namun dia mengatakan dirinya bersama Anies berada di wadah yang sama, sehingga menurutnya akan mempermudah dalam komunikasi ke depan.

"Saya dengan Pak Anies di suatu kesempatan memang masih di wadah yang sama dan memang salah satunya saya sebagai salah satu pimpinan majelis zikir Balai Kota dan komunikasi itu insyaallah mudahlah. Namun, karena pilpres masih 2024, maka saya masih fokus dengan pembebasan IB HRS dkk serta kasus pembantaian 6 laskar FPI," ujarnya.

Novel mengklaim rencana majunya dia sebagai cawapres sudah mendapat dukungan. Di antaranya dari PA 212 dan para tokoh ulama serta jemaahnya.

"Dari PA 212, FPI, ACTA, para tokoh, dan ulama serta dari jemaah di mana saya berceramah, termasuk kemarin saya sudah road show ke masyarakat Banten," tuturnya.

Tonton juga Video: Survei Capres SMRC: Prabowo Teratas, Anies-Ganjar Bersaing Ketat

[Gambas:Video 20detik]



(eva/gbr)