ADVERTISEMENT

Bertambah, Kini Ada 13 Anggota DPRD DKI Teken Usulan Interpelasi ke Anies

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 18 Agu 2021 14:33 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan Gedung DPRD DKI Jakarta ditutup sementara karena banyak anggota yang terpapar Corona.
Gedung DPRD DKI (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Dukungan dari anggota DPRD DKI Jakarta untuk mengajukan hak interpelasi ke Gubernur Anies Baswedan bertambah. Saat ini, sebanyak 13 anggota DPRD DKI telah menandatangani dokumen usulan hak interpelasi.

Sementara sebelumnya ada lima anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP, kini delapan anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) turut menandatangani usulan hak interpelasi. Delapan anggota PSI itu adalah Idris Ahmad, Justin Adrian, Anthony Winza, Viani Limardi, August Hamonangan, William Aditya, Anggara Wicitra, dan Eneng Malianasari.

"Jadi pengumpulan tanda tangan ini adalah respons kami terhadap ajakan dari rekan PDIP dari Pak Jhonny Simanjuntak yang mendorong interpelasi. Kami siap mendukung dan akan berkomunikasi dengan fraksi lain dan tentu dengan PDIP yang sudah lebih dulu mengumpulkan tanda tangan," kata Ketua DPW PSI Jakarta Michael Victor Sianipar dalam konferensi pers, Rabu (18/8/2021).

PSI menyebut keterangan Anies mengenai Formula E merupakan kebutuhan mendesak. Sebab, dalam waktu dekat DPRD DKI akan segera membahas APBD 2022. Tak hanya itu, PSI menilai ajang balap mobil listrik telah merugikan keuangan daerah.

"Ini adalah momentum yang perlu dituntaskan karena Formula E berdasarkan Ingub dijalankan Juni tahun depan. Sekarang ini bulan Agustus, seharusnya bulan depan masuk pembahasan APBD perubahan 2021 kemudian bulan depannya lagi sudah masuk juga minimal pembahasan KUA PPAS dan kemudian pembahasan APBD 2022. Jadi kita harus putuskannya di tahap sekarang," ujarnya.

Terakhir, PSI mengkritik kebijakan Anies yang tetap bersikukuh menjalankan Formula E di tengah pandemi COVID-19. Semestinya, Pemprov DKI menunggu hasil peninjauan kembali atas studi kelayakan penyelenggaraan Formula E terlebih dahulu sebelum memutuskan Formula E digelar pada Juni 2022.

"Bisa saja dari peninjauan kembali studi kelayakan adalah tidak layak untuk diselenggarakan (non-feasible)," imbuhnya.

Sebelumnya, lima anggota Fraksi PDIP lebih dulu menandatangani dokumen usulan hak interpelasi.

"Dimulai lima anggota dewan yang saya temui. Besok tambah lagi," kata Wakil Ketua Fraksi PDIP Ima Mahdiah saat dikonfirmasi, Selasa (17/8/2021).

Dalam foto yang diunggah melalui Instagram pribadinya, @ima.mahdiah, kelima anggota yang telah sepakat adalah Ima sendiri, Rasyidi, Wa Ode Herlina, Ong Yenny, dan Gilbert Simanjuntak. Selain itu, dia turut menyertakan surat usulan hak interpelasi yang ditujukan kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Anggota Komisi E itu meyakini hak interpelasi akan bergulir dan mendapatkan dukungan para anggota dewan lainnya. Sebab, Ima menilai sampai saat ini Pemprov tidak bersikap terbuka dalam mengungkap kerugian DKI sebesar Rp 106 miliar.

"Bahkan kerugian yang sudah ditemukan oleh BPK sebesar Rp 106 miliar," jelasnya.

Wagub Harap Bisa Musyawarah

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tak mempermasalahkan dua fraksi itu menggunakan hak interpelasi. Namun dia berharap permasalahan di Jakarta bisa diselesaikan lewat musyawarah.

"Kami berharap masalah-masalah yang ada di DKI Jakarta bisa dibahas secara bersama-sama secara bermusyawarah, termasuk masalah Formula E bisa kita diskusikan bersama," kata Riza kepada wartawan, Jumat (13/8/2021).

Riza menjelaskan saat ini Pemprov DKI memutuskan menggelar ajang balap mobil listrik itu pada Juni 2022. Politikus Gerindra itu juga meyakini perencanaan Formula E sesuai prosedur yang berlaku.

Untuk itu, dia berharap permasalahan terkait Formula E bisa diselesaikan terlebih dahulu melalui duduk bersama antara legislatif dan eksekutif.

Simak Video: PDIP DKI Pertanyakan Tujuan Anies Ngotot Gelar Formula E

[Gambas:Video 20detik]




(idn/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT