Ganjil Genap di 8 Titik Tetap Berlaku Saat HUT RI 17 Agustus Besok

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 10:00 WIB
Operasi penyekatan ganjil-genap di Bandung digelar pada beberapa ruas jalan. Meski begotu, beberapa warga masih kebingungan.
Ilustrasi penerapan ganjil genap (Yudha Maulana/detikcom)
Jakarta -

Penerapan ganjil genap di 8 titik Jakarta yang berlaku sejak 12 Agustus berakhir hari ini. Belum ada kepastian apakah kebijakan tersebut akan dilanjutkan. Namun, pada 17 Agustus besok ganjil genap tetap akan diberlakukan dalam rangka pengamanan HUT RI.

"(Besok) ganjil genap tetap berlaku," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di depan Gerbang Gedung MPR-DPR, Jalan Gatot Subroto, Senin (16/8/2021).

Penerapan ganjil genap dilakukan dengan diskresi kepolisian bagi para tamu undangan yang akan menghadiri upacara peringatan HUT RI di Istana Merdeka.

Para tamu undangan yang melintas wajib menunjukkan surat undangan acara di Istana Negara ketika melintasi titik pemeriksaan ganjil genap.

"Kepada para tamu undangan yang hadir di Istana Negara besok, baik pada saat kenaikan bendera dan penurunan bendera acara sorenya, apabila mempunyai kartu undangan silakan tunjukkan kepada petugas supaya bisa melewati ganjil genap," terang Sambodo.

Seperti diketahui, ganjil genap pengganti penyekatan PPKM berlaku di 8 ruas jalan utama yakni Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Pintu Besar Selatan, dan Jalan Gatot Subroto.

Terkait penerapan ganjil genap selama sepekan terakhir, Sambodo mengapresiasi kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan mobilitas di luar rumah. Dia menyebut kebijakan gage sepekan terakhir dinilai mengurangi mobilitas masyarakat di jalan.

"Evaluasi seminggu ini, kepatuhan masyarakat kepada ganjil genap saya mengucapkan terima kasih karena sedikit sekali ditemukan kendaraan yang tidak sesuai dengan tanggalnya melaksanakan mobilitas di delapan kawasan ganjil genap," ungkap Sambodo.

Terkait perpanjangan kebijakan tersebut, Sambodo masih menunggu keputusan pemerintah perihal kebijakan PPKM level 4 di Jakarta. Dia mengatakan jika kebijakan itu diperpanjang, maka ganjil genap otomatis akan diperpanjang juga.

"Kita lihat perkembangan seperti apa, keputusan pemerintah seperti apa. Kalau memang PPKM level 4 diperpanjang , tentu gage akan diperpanjang," pungkas Sambodo.

(ygs/mea)