Bantah Lakukan Ilegal Akses, Richard Lee Ngaku Gunakan FB yang Terkoneksi IG

Yogi Ernes - detikNews
Minggu, 15 Agu 2021 01:29 WIB
dr Richard Lee diperiksa tambahan di Polda Metro Jaya
Foto: Richard Lee (Yogi/detikcom)
Jakarta -

dr Richard Lee telah selesai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di kasus ilegal akses dan penghilangan barang bukti. Usai diperiksa. Richard Lee membantah pernah melakukan ilegal akses kepada akun Instagram miliknya yang telah disita polisi.

"Intinya saya tidak pernah merasa melakukan, saya tidak pernah meng-hack, saya tidak pernah membobol Instagram saya sendiri pada waktu yang sudah disita pihak kepolisian. Saya tidak pernah berusaha membobol ataupun meng-hack itu," ujar Richard di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (14/8/2021).

Richard Lee beralasan unggahan yang tertera di Instagram miliknya yang telah disita polisi itu dilakukan melalui akun Facebook (FB) miliknya. Dia menyebut unggahan di Facebook itu lalu terkoneksi dan muncul di Instagram (IG) miliknya tersebut.

"Jadi semua saya posting melalui Facebook bisnis switch, kebetulan akun saya berbeda dengan akun Facebook biasa. Akun Facebook saya ini Facebook bisnis lah kita ngomongnya sudah di atas. Itu saya upload di Facebook dan otomatis ter-post ke Instagram," terang Richard.

Dia mengklaim tidak pernah memiliki niat untuk melakukan unggahan yang kemudian terkoneksi ke Instagram yang telah disita polisi itu. Atas dasar itu Richard merasa tidak melakukan tindakan ilegal akses.

"Saya tidak menghendaki itu, tapi otomatis ter-post di Instagram. Yang disita adalah Instagram sedangkan Facebook saya tidak disita. Jadi saya merasa apa yang saya posting di Facebook saya tidak melakukan kesalahan," katanya.

Pengacara Richard Lee, Razman Nasution, menambahkan, kliennya secara sadar mengetahui jika unggahan di Facebook-nya terkoneksi di Instagram yang telah disita tersebut. Namun, Razman menyebut kliennya tidak mengetahui hal itu termasuk pelanggaran.

"Dia tidak tahu kalau itu melanggar hukum karena ternyata di-post di Facebook, nongol di Instagram. Apakah dia tahu itu nongol? Tahu. Tapi dia tidak tahu itu pelanggaran karena yang dia tahu Instagram yang disita, Facebook tidak," ungkap Razman.

Ketika ditanya alasan Richard Lee menggunakan Facebook dengan sistem bisnis switch yang bisa terkoneksi Instagram, Razman hanya menyebut kliennya hanya ingin berjualan.

"Kan dia mau jualan," ujar Razman.

Lebih lanjut Razman mengaku pihaknya mendesak kasus ini untuk bisa segera masuk ke dalam persidangan. Dia mengatakan saat ini istilah kasus ilegal akses yang menjerat kliennya telah multitafsir sehingga harus dibuktikan lewat mekanisme pengadilan.

"Tugas polisi melakukan BAP yang sudah berjalan dan apa yang dilakukan klien saya terhadap postingan Facebook yang terupload otomatis dengan Instagram itu diterangkan dengan baik. Dan kemudian kita uji apakah ini ilegal akses terhadap dengan sendirinya atau ter-hack atau terduplikasi atau terbaca itu biarkan nanti pengadilan," pungkas Razman.

Tonton video "Dapat Petisi Pembebasan, dr Richard Lee: Saya Nangis Terharu" di sini:

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/maa)