Anies: Pandemi di DKI Melandai, tapi Belum Benar-benar Berkurang

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 14 Agu 2021 16:09 WIB
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kurva pandemi COVID-19 di Jakarta sudah melandai. Namun dia mengatakan kasus Corona belum benar-benar berkurang.

"Perhitungan terakhir dari tim FKM UI menunjukkan bahwa nilai Rt Jakarta tepat di 1,0. Artinya, pandemi melandai, tapi belum benar-benar berkurang," kata Anies dalam siaran lewat kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (14/8/2021).

Kurva pandemi COVID-19 di Jakarta, disampaikan Anies Baswedan pada 14 Agustus 2021. (Dok YouTube Pemprov DKI Jakarta)Kurva pandemi COVID-19 di Jakarta, disampaikan Anies Baswedan pada 14 Agustus 2021. (Dok YouTube Pemprov DKI Jakarta)

Dia memaparkan soal Rt atau angka reproduksi efektif yang menjadi indikator tingkat keluasan penularan virus Corona. Semakin tinggi angka Rt di atas 1, artinya virus semakin cepat dan luas menular.

Bila Rt tepat di angka 1, artinya penularan virus Corona melandai dan konstan. Bila Rt berangka di bawah 1, artinya pandemi terkendali.

"Karena itu, kita harus berikhtiar ekstra. Masih ada risiko putar balik atau naik lagi," kata Anies.

Di masa-masa sebelumnya, Rt Jakarta juga pernah turun namun naik lagi. Kini Rt Jakarta turun lagi. Ini harus dijaga supaya Rt bisa mencapai di bawah angka 1. Caranya adalah mengendalikan aktivitas warga.

"Bila mobilitas penduduk Jakarta tiba-tiba kembali tinggi, angka reproduksinya akan meningkat lagi. Ini harus kita jaga. Momentum penurunan nilai Rt ini harus terus dilanjutkan," kata Anies.

(dnu/haf)