Tak Ada Demo Hari Ini, HMI Kubu Muis Sebar 5.000 Rilis Protes Pemerintah

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 13 Agu 2021 16:29 WIB
Jakarta -

Massa aksi demonstrasi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kubu Abdul Muis Amiruddin tidak tampak menggelar demonstrasi siang tadi. Massa HMI kubu Muis menggantinya dengan aksi menyebarkan 5.000 rilis terkait protes ke pemerintah terkait sejumlah hal, termasuk soal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Semula HMI Kubu Muis menyebut akan menggelar demonstrasi di Sekretariat Pengurus Besar HMI di Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, pukul 14.00 WIB. Namun, sejak pukul 14.00 WIB dan seterusnya, tidak tampak ada demo di lokasi.

"Pada kesempatan siang hari ini saya ingin menyampaikan permohonan maaf karena saya agak sedikit mengecoh teman-teman media. Kami tidak melakukan aksi unjuk rasa di depan sekretariat, melainkan kami sudah dan baru saja selesai melakukan aksi unjuk rasa di lima wilayah kota madya DKI Jakarta," kata Ketua Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) PB HMI Rich Ilman Bimantika kepada wartawan, Kamis (12/8/2021).

Aksi itu tetap digelar dengan cara melakukan penyebaran 5.000 rilis di lima wilayah DKI Jakarta siang tadi. Tidak ada orasi pada aksi yang digelar HMI kubu Muis ini.

"Aksi unjuk rasa yang kami lakukan itu menyampaikan kepada masyarakat, PB HMI sedang melakukan kritik pada pemerintah dalam proses penyampaian unjuk rasa itu kami lakukan penyebaran 5.000 rilis kepada masyarakat," katanya.

"Jadi kita baru saja melakukan agitasi dan baru selesai. Jadi kami melihat dari aksi tanggal 6 (Agustus) yang lalu, tak ada responsnya dari pemerintah, maka kami mengambil keputusan untuk melihat respons masyarakat dan mungkin 1-2 hari ke depan kami akan mentabulasikan bagaimana respons dari masyarakat terhadap apa yang sedang kami lakukan sampai tanggal 16 ini," tambahnya.

Lebih lanjut, Ilman mengatakan PB HMI kubu Muis tetap akan menyelenggarakan aksi jelang 17 Agustus nanti, tepatnya pada 16 Agustus 2021.

"Terkait agenda tanggal 16 (Agustus) sebagaimana telah diamanatkan pada saya, selaku penyelenggara teknis Ketua Bidang PTKP PB HMI tetap melanjutkan, artinya sesuai instruksi surat 2 Agustus itu aktivitas atau agenda PB HMI dari tertanggal 6 Agustus, 13 Agustus, 16 Agustus itu akan tetap terlaksana," jelasnya.

Ia menambahkan aksi pada 16 Agustus nanti akan dilaksanakan, namun mungkin tidak akan sampai ke titik tujuan aksi. Ilman mengaku pihaknya mendapatkan intervensi terkait agenda tersebut.

"Dengan catatan mungkin kita tidak sampai pada titik aksi yang kita inginkan, karena kami juga tak ingin memaksakan kehendak, bukan kami takut mendapatkan intervensi, tapi intervensi itu memang ada," katanya.

Ia juga menekankan hal itu untuk meminimalkan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Tapi kami mencoba menghindari ataupun meminimalkan sebesar mungkin agar tak terjadi hal tak diinginkan," ucapnya.

Sementara itu, Ilman menyampaikan PB HMI kubu Muis akan berkomunikasi dengan elemen lainnya dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk terus bisa menyuarakan aspirasinya ke pemerintah.

"Dan langkah selanjutnya juga kami dalam proses perjuangan menyampaikan aspirasi kita ini, sehingga dapat jawaban dari pemerintah kami juga akan mencoba berkomunikasi dengan OKP-OKP, organisasi kemahasiswaan, kepemudaan, BEM dan pada pihak yang memang concern terhadap di persoalan demokrasi atau hak asasi manusia," tuturnya.

(mea/hri)