Andre Rosiade Respons Megawati: Sumbar Menjiwai Pancasila-Gotong Royong-NKRI

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 13 Agu 2021 09:31 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meminta Menteri BUMN Erick Thohir untuk berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan agar GeNose C19 dapat dijadikan alat tes COVID-19 di bandara.
Andre Rosiade (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Ketua Harian Ikatan Keluarga Minang (IKM) Andre Rosiade menjawab kritik Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri yang menyebut Sumatera Barat (Sumbar) mulai berbeda dan menyoroti semangat gotong royong. Andre Rosiade menegaskan bahwa Sumbar sangat mencintai NKRI dan Pancasila.

"Ibu Mega mengatakan bahwa masyarakat Minang, masyarakat Sumatera Barat ini jauh berubah, terutama soal semangat gotong-royong. Saya ingin menyampaikan kepada Bu Mega bahwa kami masyarakat Sumatera Barat, masyarakat Minang adalah masyarakat yang sangat mencintai NKRI. Kedua masyarakat yang sangat mengedepankan semangat gotong-royong dan nilai Pancasila," kata Andre kepada wartawan, Kamis (12/8/2021).

Andre Rosiade menyebut semangat gotong royong itu belum hilang dari masyarakat Minang. Dia mencontohkan bahwa warga Minang selalu mengirimkan bantuan kepada daerah yang dilanda bencana alam.

"Apa bukti semangat gotong royong itu? Setiap bencana alam di Indonesia masyarakat Minang bergotong royong mengirimkan ton-ton rendang ke berbagai provinsi yang tertimpa bencana alam," kata dia.

"Kedua contohnya September 2019, warga Minang dibantai di Wamena, Papua, bagaimana masyarakat Minang yang ada di Indonesia untuk memulangkan masyarakat Minang yang ada di Wamena itu. Masyarakat Minang yang di Jayapura melakukan menolong untuk bisa pulang, lalu ada yang naik kapal, lalu transit di Makassar, masyarakat Minang di Makassar naik ke kapal memberikan bantuan sampai akhirnya mereka bisa pulang ke Sumbar. Itu menunjukkan semangat gotong-royong kita sangat tinggi. Jadi saya ingin meluruskan persepsi yang mengatakan bahwa semangat gotong-royong kita sudah mulai pudar," lanjutnya.

Simak video 'Megawati Ungkap Sumbar yang Dikenalnya Dulu Kini Mulai Berbeda':

[Gambas:Video 20detik]