DKI Kembali Gunakan Vaksin AstraZeneca untuk Warga 18 Tahun ke Atas

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 11:25 WIB
The hands in blue glove of the scientist hold the processor
Ilustrasi Vaksin (Getty Images/iStockphoto/Alernon77)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta telah menerima 1 juta dosis vaksin COVID-19 jenis AstraZeneca. Selanjutnya, vaksin ini akan digunakan untuk penyuntikan dosis pertama.

"Provinsi DKI Jakarta mendapatkan alokasi vaksin COVID-19 AstraZeneca sebanyak 1 juta dosis untuk pelaksanaan dosis 1," tulis Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam instagramnya, @dinkesdki, yang dilihat Selasa (10/8/2021).

Dinkes DKI mengatakan, per hari ini, seluruh fasilitas kesehatan (faskes) melayani penyuntikan AstraZeneca. Kendati demikian, vaksin ini hanya boleh diberikan bagi warga dengan kriteria warga usia 18 tahun ke atas dengan interval 12 minggu.

Sedangkan, untuk ibu hamil mulai trimester kedua kehamilan dan anak usia 12-17 tahun tetap menggunakan vaksin Sinovac.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta sempat beralih menggunakan vaksin Sinovac. Pejabat Humas Dinkes DKI Jakarta Irma Yunita mengatakan vaksin Sinovac kembali dipakai lantaran stok vaksin AstraZeneca makin tipis.

"Iya, vaksin AstraZeneca sudah sedikit. Jadi pakai Sinovac kembali," kata Irma saat dimintai konfirmasi, Kamis (24/6/2021).

Irma menyampaikan, DKI sebelumnya menerima tambahan vaksin Sinovac. Kemudian vaksin-vaksin tersebut langsung didistribusikan ke puskesmas ataupun sentra vaksinasi COVID-19 yang tersebar di Jakarta.

(idn/idn)