MAKI Minta Erick Thohir Segera Berhentikan Emir Moeis dari Komisaris BUMN

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 07 Agu 2021 08:47 WIB
Jakarta -

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras penunjukan mantan terpidana kasus korupsi Izedrik Emir Moeis sebagai Komisaris PT Pupuk Iskandar Muda (BUMN). MAKI meminta Menteri BUMN Erick Thohir segera memberhentikan Emir Moeis.

"Saya minta kepada Menteri BUMN selaku wakil pemegang saham negara, segera memberhentikan komisaris yang mantan napi korupsi," kata Koordinator MAKI Boyamin Siaman kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).

Boyamin kecewa atas penunjukan Emir Moeis menjadi komisaris BUMN. Menurut MAKI, masih banyak orang berintegritas yang layak menduduki jabatan komisaris BUMN.

"Saya kecewa terus terang saja ketika mantan narapidana korupsi menjadi komisaris sebuah BUMN. Ini mestinya tidak terjadi dan saya minta kepada Menteri BUMN mengganti yang bersangkutan dan minta dicarikan orang yang bersih dari perkara korupsi masa lalu," terang Boyamin.

"Masih banyak orang yang baik, orang yang bersih, dan integritasnya bisa dipercaya untuk menjadi komisaris," imbuhnya.

Boyamin menilai mantan terpidana tetap tidak pantas diangkat menjadi komisaris suatu BUMN walaupun sudah bertobat. Dia pesimistis BUMN akan bersih dari korupsi jika pemimpinnya mantan koruptor.

"Ini akan berdampak buruk ketika mantan napi korupsi jadi komisaris. Nanti menjadi seperti bukan teladan, meskipun orangnya bisa jadi sudah bertobat, bisa jadi orangnya sekarang menjadi orang baik, tetapi orang tetap menengok latar belakangnya," tuturnya

"Jadi ini harapan bahwa nanti BUMN akan bersih korupsi akan susah ketika komisarisnya orangnya adalah mantan napi korupsi," sambung Boyamin.

Simak selengkapnya di halaman berikut