Kronologi Rapper 'Neo' Derry Ditangkap Terkait Jual-Beli Ganja

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 17:42 WIB
Rapper Neo Derry (tengah) ditangkap terkait kasus narkoba (Dias/detikcom)
Rapper 'Neo' Derry (tengah) ditangkap terkait kasus narkoba (Dias/detikcom)
Jakarta -

Rapper 'Neo', Indra Derryanto alias Derry, dan 2 orang lainnya (HB dan RS) ditangkap polisi terkait kasus ganja. Derry ditangkap atas dugaan menjadi pengedar ganja.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah mengatakan awalnya polisi menangkap RS terlebih dahulu di kawasan Jakarta Pusat. RS adalah seorang bandar ganja.

"Dari yang bersangkutan (RS), posisinya ada di sekitar Jakpus, kemudian dilakukan penyelidikan dan benar. Diduga yang bersangkutan telah lakukan jual beli narkotika jenis ganja dan kemudian dilakukan penangkapan," ujar Kombes Azis Andriansyah kepada wartawan di Mapolres Jaksel, Jumat (6/8/2021).

Azis mengatakan polisi menyita 16,2 gram ganja dari RS. Setelah diperiksa, RS mengaku mendapat ganja dari orang lain yang kini masih DPO.

Kemudian, kata Azis, RS juga menjual ganja ke Derry. Rapper 'Neo' itu mengaku menjual ganja ke orang lain atas nama HB.

"Dan dia juga melakukan jual-beli ke beberapa orang, salah satunya adalah Saudara ID. Kemudian dari Saudara ID, kita juga peroleh keterangan dia juga melakukan jual beli ke seseorang atas nama AB," terang Azis.

Azis mengungkapkan ID ditangkap di Bogor, Jawa Barat, sedangkan AB ditangkap di Tangerang Selatan. Dari AB, polisi menyita 42,8 gram ganja, sehingga total keseluruhan barang bukti yang disita 59,8 gram ganja.

Para tersangka mengaku menjual ganja senilai Rp 400 ribu per 100 gram. Azis mengaku prihatin terhadap Derry karena dia merupakan sosok muda yang terkenal sebagai rapper.

"Salah satu dari pelaku tersebut kita cukup prihatin, karena dia adalah talenta muda yang pernah menanjak namanya sebagai seorang artis dari grup rap. Namun sekarang tentu kita perlu melakukan tindakan hukum kepolisian agar jeratan narkotika tidak merambah ke generasi muda yang lain," tutur Azis.

Alasan Derry Jadi Pengedar

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jaksel Kompol Wadi Sabani menyebut Derry menjadi pengedar ganja karena mengalami kesulitan ekonomi sejak pandemi COVID-19. Selain itu, Wadi menjelaskan Derry memang seorang pemakai.

"Pengakuan dengan keuntungan yang pertama adalah masalah ekonomi, kedua untuk makai. Sementara itu dulu yang bisa kita sampaikan," kata Wadi.

Atas perbuatannya itu, mereka disangkakan dengan Pasal 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 111 ayat 1, dan Pasal 132 UU No. 35 Tahun 2009. Mereka terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Lihat juga video 'Nggak Ada Kerjaan, Sopir Truk Ini Iseng Jualan Sabu':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)