KPK Panggil Eks Sekda Jambi Terkait Kasus Suap 'Ketok Palu'

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 13:51 WIB
Gedung baru KPK
Gedung Merah Putih KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK menjadwalkan pemanggilan terhadap mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Jambi Erwan Malik sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengesahan atau 'ketok palu' RAPBD Jambi 2017. Erwan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan anggota DPRD Jambi, Fahrurrozi (FR) dkk.

"Hari ini (Jumat, 6/8) pemeriksaan saksi dugaan TPK suap terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 dengan tersangka FR dkk," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).

Selain itu, KPK memanggil PNS PU Jambi, Henri Ariadi, sebagai saksi dalam kasus ini. Kedua saksi itu akan diperiksa di Polda Jambi.

Dalam kasus ini, KPK telah menjerat 18 orang sebagai tersangka, 12 di antaranya sudah diproses hingga persidangan. Pihak-pihak yang diproses tersebut adalah mantan Gubernur Zumi Zola, pimpinan DPRD, pimpinan fraksi DPRD, dan pihak swasta.

Terbaru, ada 12 anggota DPRD Jambi dan seorang swasta yang ditetapkan KPK sebagai tersangka. Kedua belas anggota DPRD Provinsi Jambi yang menjadi tersangka itu diduga mengumpulkan para anggota fraksi di DPRD Jambi terkait pengesahan APBD.

Para anggota DPRD Jambi yang menjadi tersangka diduga menerima Rp 400-700 juta per fraksi atau Rp 100-200 juta per orang. Menurut KPK, dugaan suap untuk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2017 senilai total Rp 12,9 miliar dan untuk RAPBD 2018 senilai Rp 3,4 miliar. KPK menduga suap itu sebagian berasal dari pengusaha Jeo Fandy Yoesman Alias Asiang.

Simak juga 'Saat Bupati Muaro Jambi Diperiksa KPK Kasus Ketok Palu RAPBD 2017':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)