PAN Sebut Buzzer Juga Termasuk Politikus Ikan Lele

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 11:57 WIB
Sekjen DPR Eddy Soeparno.
Eddy Soeparno (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

PAN sepakat dengan seruan PP Muhammadiyah terkait politikus ikan lele. Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan saat ini memang masih ada saja pihak yang hanya memperkeruh suasana di masa sulit pandemi.

"Pada prinsipnya saya sepakat dengan apa yang disampaikan Mas Mu'ti karena memang betul banyak sekali pihak yang dalam kondisi pandemi yang justru membutuhkan banyak dukungan dari berbagai pihak. Tapi ada pihak-pihak yang melakukan upaya gerakan menyampaikan narasi yang memperkeruh suasana," kata Eddy kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).

Eddy mengatakan anggapan politikus ikan lele itu bukan hanya untuk politikus. Menurut Eddy, buzzer-buzzer juga termasuk di dalamnya.

"Tidak terbatas pada politikus saja, tapi juga masyarakat biasa, dalam hal ini adalah buzzer-buzzer," ujarnya.


Lebih lanjut Eddy mengajak semua pihak meredam hal-hal negatif di masa pandemi ini. Dia meminta seluruh elemen saling bergotong royong bekerja sama agar RI keluar dari permasalahan akibat pandemi.

"Mari kita dalam kondisi pandemi kita kedepankan rasa husnuzan, yaitu berbaik sangka. Kita padukan seluruh energi positif yang ada di masyarakat karena kita butuh energi itu untuk bisa bersama-sama, bergandengan tangan, bahu-membahu untuk bisa bersama sama keluar dari pandemi COVID-19," ujarnya.

Untuk diketahui, politikus ikan lele itu diungkapkan oleh Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti. Dia mengutip istilah itu dari Buya Syafii Maarif.

Menurutnya, sifat politikus ikan lele senang memperkeruh suasana dan mengadu domba di masa pandemi COVID-19. Itulah yang harus diwaspadai.

"Saya menyebut politisi ini tidak selalu mereka yang menjadi pengurus partai politik, tetapi orang yang pikirannya selalu mengaitkan berbagai keadaan itu dengan politik, berbagai persoalan dipolitisasi," kata Mu'ti.

"Politisi ikan lele itu adalah politisi yang semakin keruh airnya maka dia itu semakin menikmati kehidupannya sehingga karena itu sekarang ini banyak sekali orang yang berusaha memancing di air keruh dan banyak orang yang tidak sekadar memancing di air keruh, tapi juga memperkeruh suasana," sambung Mu'ti.

Mu'ti menjelaskan politikus ikan lele adalah mereka yang bersikap partisan dan menggunakan popularitasnya sebagai pendengung. Di setiap kelompok partisan tersebut, Mu'ti menengarai selalu ada beberapa orang yang mengambil peran sebagai politikus ikan lele.

"Misalnya banyak yang mengaitkan dengan teori-teori konspirasi yang mengatakan bahwa COVID ini adalah buatan China, dan ini adalah cara China melumpuhkan Indonesia dan sebagainya. Saya kira pandangan-pandangan spekulatif itu tidak dapat kita benarkan tapi itu juga berseliweran di masyarakat sehingga dalam keadaan yang serbasulit seperti sekarang ini ada kelompok-kelompok tertentu yang saya pinjam istilahnya Buya Syafii Maarif itu seperti politisi ikan lele," jelas Mu'ti.

Simak Video:JK Blak-blakan Tuding Buzzer Biang Kerok Kekacauan di Indonesia

[Gambas:Video 20detik]



(eva/tor)