Penjelasan Ilmiah Hewan Bisa Terpapar Corona Seperti Harimau di Ragunan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 10:45 WIB
Harimau di Taman Margasatwa Ragunan positif Corona (Dok. FB Anies Baswedan)
Foto: Harimau di Taman Margasatwa Ragunan positif Corona (Dok. FB Anies Baswedan)
Jakarta -

Dua ekor harimau di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) terpapar virus Corona (COVID-19). Bagaimana penjelasan ilmiah dari kasus hewan yang tertular virus Corona ini?

Dilansir dari South China Morning Post, (1/8/2021) sebuah penelitian terkait hal ini pernah dilakukan pada Mei 2020. Sejumlah hewan diketahui memang rentan terpapar virus Corona.


Ilmuwan di India menganalisis angiotensin converting enzyme 2 (ACE2), reseptor virus Corona COVID-19 dari 48 hewan termasuk mamalia, reptil, dan burung. Analisisnya menggunakan pemodelan komputer untuk memperkirakan infektivitas masing-masing.

Ditemukan semua jenis primata termasuk manusia kecuali 'babon' memiliki 100 persen kemungkinan terinfeksi virus Corona COVID-19. Maka dari itu, mereka rentan. "Sebagaimana yang dibuktikan dari sifat penyakit COVID-19 pada manusia," jelas para peneliti dari National Institute of Animal Biotechnology, ICAR-Lembaga Penelitian Veteriner India dan Dewan Penelitian Pertanian India.

Semua hewan berkuku cloven juga disebut memiliki kemungkinan 99 persen untuk terinfeksi virus Corona kecuali babi yang disebut tidak rentan terkena. Sementara tikus dan hamster memiliki kemungkinan yang lebih sedikit untuk terinfeksi dan kelinci ada di level 'sedang'.

Pada burung, bebek dan elang ekor putih, dilaporkan menunjukkan probabilitas terendah, diikuti oleh ayam. Sedangkan elang emas dan kalkun disebut memiliki probabilitas tinggi.

Para peneliti mengatakan bahwa kemungkinan masuknya virus bukan satu-satunya faktor penentu infeksi virus Corona COVID-19, sama seperti yang terjadi pada infeksi manusia dengan gejala ringan dan kondisinya tidak parah. Namun disebutkan, prediksi penelitian ini dapat membantu ilmuwan lain untuk fokus pada kemampuan spesies tertentu yang memiliki kemungkinan membawa atau menyebarkan virus Corona COVID-19.

Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) mengatakan penelitian awal menunjukkan bahwa kucing adalah spesies yang paling rentan terhadap virus Corona dan dapat menularkan infeksi ke kucing lain. Sementara anjing dinilai tampak tidak rentan.

"Semakin penting untuk memprediksi spesies yang bisa menjadi inang potensial yang paling mungkin di masa mendatang," kata para peneliti dalam makalah mereka, yang dirilis pada hari Minggu tetapi masih harus ditinjau oleh rekan sejawat.

"Virus Corona terkenal tidak bermoral," kata mereka pada Rabu (13/5/2020).

Simak video 'Saat Anies Jenguk 2 Harimau yang Terpapar Covid-19 di Ragunan':

[Gambas:Video 20detik]