Ada Syarat Sudah Vaksin, Pedagang Lokbin Kramat Jati Segan Tanya Pembeli

Nur Aziza - detikNews
Sabtu, 31 Jul 2021 13:22 WIB
Pedagang di Pasar Tradisional Lokasi Binaan Kramat Jati, Jaktim
Foto: Pedagang di Pasar Tradisional Lokasi Binaan Kramat Jati, Jaktim, Santo (Nur Aziza/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI mewajibkan pedagang serta pembeli di pasar lokasi binaan (lokbin) dan lokasi sementara harus sudah vaksin. Soal aturan itu, pedagang mengaku segan mengecek pembeli sudah atau belum vaksin.

Pedagang tempe di pasar tradisional lokbin Kramat Jati, Jalan Nusa I, Kramat Jati, Jakarta Timur, Santo S (63) mengaku sudah divaksin dua kali sejak 19 April 2021. Mengenai aturan baru itu, Santo sudah mengetahuinya tetapi tak pernah menanyakan kepada pembelinya.

"Saya belum pernah nanya sih (kepada pembeli)," ujar Santo ditemui detikcom, Sabtu (31/7/2021).

Menurutnya, lebih baik petugas dari pemerintah saja yang menanyakan kepada pembeli terkait vaksin. "Iya tapi kan belum berani, pemerintah saja, kita ga enak," katanya.

Santo pun mengatakan akan patuh pada aturan pemerintah. Contohnya, dia selalu memakai masker ketika berjualan.

"Ya kalau itu pembeli pedagang harus pakai masker katanya, dari kantornya jadi kita nurut, kalau tidak pakai ya diomelin, katanya nyepelein pemerintah gitu," ujar Santo.

Pedagang di Pasar Tradisional Lokasi Binaan Kramat Jati, JaktimFoto: Pedagang di Pasar Tradisional Lokasi Binaan Kramat Jati, Jaktim, Elin (Nur Aziza/detikcom)

Pedagang lainnya, Elin (48) yang sudah 5 tahun berjualan di Lokbin Kramat Jati mengaku juga sudah mendapatkan vaksin. Terkait aturan pembeli juga harus vaksin, pedagang sembako ini mengaku mengatakan belum menanyakan ke pembeli.

Elin berpendapat aturan itu mungkin efektif bila diterapkan di pasar besar yang memiliki petugas keamanan. Namun untuk pasar di lokbin, aturan tersebut sukar lantaran tak ada petugas keamanan.

"Kalau kayak gitu mungkin repot ya, maksudnya kalau kayak gitu, mungkin kalau masuk ke pasar PD gitu kan ada satpam yang ngatur, kalau pasar kayak begini enggak ada yang ngatur," ujar Elin kepada detikcom.

Saat ini kondisi pasar lokbin Kramat Jatipun, kata Elin, sepi pengunjung. Ia mengatakan sudah bersyukur ada pembeli yang datang. Kendati demikian, aturan vaksinnya akan merepotkan dirinya sebagai pedagang di kondisi seperti ini.

"Ibaratnya pembeli mau ditolak kalau tidak pakai kartu vaksin, ya kan repot," kata Elin.

Simak pengakuan pedagang lain di halaman selanjutnya.

Tonton juga Video: Pasar Tanah Abang Terpuruk, Penghuninya Perlahan 'Hilang'

[Gambas:Video 20detik]