Pemprov DKI Capai Target Jokowi Vaksinasi 7,5 Juta Jiwa

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 19:36 WIB
Guna atasi pandemi COVID-19, wajib vaksin pun jadi syarat bagi warga untuk beraktivitas di Ibu Kota. Program vaksinasi COVID-19 pun terus digenjot di Jakarta.
Ilustrasi Vaksinasi COVID-19 (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah mencapai target vaksinasi 7,5 juta jiwa, sebagaimana dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Deputi Gubernur DKI Bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman Suharti optimistis Jakarta segera mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity.

"Di Jakarta, yang sudah divaksinasi oleh sentra vaksinasi ada 7.599.138 orang untuk dosis pertama," kata Suharti dalam Webinar bertajuk 'Transportasi Tanggap Vaksin untuk Indonesia Bangkit', yang disiarkan di YouTube, Jumat (30/7/2021).

"Kalau kita bagi (7,5 juta) yang program vaksinasi ada 7.438.864 dan vaksinasi gotong royong ada 160.274," imbuhnya.

Suharti memerinci 7,5 juta jiwa didapat melalui program vaksinasi nasional dan vaksinasi gotong-royong. Selain itu, dia juga melaporkan sebanyak 2.686.945 warga di Jakarta telah menjalani vaksinasi Corona dosis kedua.

Selain itu, 3.333 dosis ketiga vaksin COVID-19 telah disuntikkan kepada tenaga kesehatan (nakes). Suharti memastikan sasaran vaksinasi COVID-19 di Ibu Kota tidak hanya warga ber-KTP DKI.

"Tujuan vaksinasi untuk membentuk kekebalan komunitas. Kita pastikan warga DKI. Utamanya bukan hanya warga ber-KTP Jakarta, tapi warga beraktivitas di Jakarta. Kita ingin semuanya punya akses yang sama untuk mendapatkan vaksinasi," paparnya.

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menyebut program vaksinasi Corona sebagai game changer. Menurutnya, program ini dapat mengeluarkan Jakarta dari keterpurukan ekonomi.

"Kehadiran vaksin COVID diharapkan menjadi pengubah arah permainan alias game changer, yang mampu mengangkat keterpurukan ekonomi nasional yang selama ini, lebih dari 1 tahun, terdampak pandemi," ucap Riza.

Simak juga video 'Isu Jatah Vaksin Booster Moderna Diserobot, Kemenkes: Itu Tidak Betul':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya di halaman berikutnya.