Satgas COVID DPR Tinjau Vaksinasi COVID-19 Pedagang Pasar Tanah Abang

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 13:07 WIB
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI sekaligus Koordinator Satgas Lawan COVID-19 DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengecek lokasi vaksinasi pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus). Dasco menilai banyak pedagang antusias untuk melakukan vaksinasi.

Di Tanah Abang, Dasco ditemani Anggota Satgas COVID-19 DPR, Melkiades Laka Lena meninjau lokasi vaksinasi bagi pedagang yang dilakukan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) dan Polri. Menurutnya, para pedagang antusias mengikuti vaksinasi COVID-19.

"Pada hari ini kami meninjau vaksinasi yang diselenggarakan oleh Ikatan Pedagang Pasar Indonesia dan Polri yang waktu itu sudah kami rencanakan di DPR, kepada pedagang Pasar Tanah Abang di Blok A di mana ini hari ketiga dengan antusiasme pedagang pasar yang begitu besar. Dan tadi kami juga lihat kios-kios yang masih buka," ujar Dasco kepada wartawan di Pasar Blok A Tanah Abang, Jumat (30/7/2021).

Dasco mengatakan pedagang antusias karena tidak ingin menyerah pada COVID-19. Dasco mengatakan pedagang berharap bisa berjualan seperti biasa di tengah pandemi.

"Pedagang menyatakan mereka tidak ingin menyerah, mereka ingin vaksinasi supaya bisa terus melanjutkan roda perekonomian," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Ikappi Abdullah Mansuri mengungkapkan kondisi terkini para pedagang di Tanah Abang. Abdullah mengatakan pedagang merasa kesulitan di tengah pandemi.

"Kondisi pedagang pasca PPKM Darurat itu mengalami kesulitan yang luar biasa. Kecuali bahan pangan, semua pedagang pasar mengalami kesulitan yang luar biasa. Bahkan kami sebutkan banyak yang gulung tikar," kata Abdullah.

"Asumsi orang itu pedagang di Tanah Abang kaya raya, besar-besar. Mereka tidak tahu persoalan di lapangan, persoalan masih sewa, masih ngutang kah," sambungnya.

Selain itu, Abdullah juga menginginkan PD Pasar Jaya mencabut aturan pedagang dan pembeli harus vaksin terlebih dahulu sebelum masuk Pasar Tanah Abang. Dia menegaskan peraturan itu justru membuat Pasar Tanah Abang sepi pembeli.

"Dan di sini harus ada kartu vaksinasi, mereka nggak jadi masuk. Ini menjadi persoalan dan problematika. Saya yakin PD Pasar Jaya tidak akan saklek," terang Abdullah.

Abdullah juga meminta PD Pasar Jaya meniadakan iuran bulanan bagi pedagang Tanah Abang. Menurutnya, iuran itu memberatkan pedagang di masa pandemi.

"Kami minta ditiadakan. Iuran ditiadakan untuk sementara PPKM berjalan, pedagang nggak jalan. Iuran ditiadakan," katanya.

(zap/zap)