Melihat Data Naiknya Corona Luar Jawa Bali yang Disorot Jokowi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 10:54 WIB
Pemerintah terus berupaya dalam meningkatkan testing dan tracing di permukiman padat penduduk guna memutus mata rantai penyebaran Corona.
Ilustrasi tes Corona (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti data kasus Corona di luar Pulau Jawa dan Bali yang justru naik. Data kenaikan kasus COVID-19 di luar Jawa-Bali ini pun sempat diungkap oleh Satgas dan WHO.

Jokowi awalnya mengatakan kasus Corona di Pulau Jawa mulai melandai. Namun justru kini yang di luar Jawa yang mulai naik.

"Saya melihat angka-angka tadi di wilayah-wilayah di Pulau Jawa sudah mulai melandai, pelan-pelan, tetapi yang di luar Jawa gantian naik. Inilah memang varian Delta ini sangat cepat sekali," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara pemberian Banpres Produktif Usaha Mikro 2021 di halaman Istana Merdeka seperti disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (30/7/2021).

Jokowi menjelaskan PPKM darurat sejak beberapa pekan lalu merupakan kebijakan yang harus diambil untuk menekan kasus COVID-19. Menurut Jokowi, titik merah kasus COVID-19 di Jawa sudah mulai merata pada saat itu.

"Tidak ada jalan lain saat itu karena di Pulau Jawa dan di Pulau Bali kita lihat semuanya titik semua titik merah, tidak ada yang kuning, sehingga keputusan yang sangat berat kita lakukan dengan PPKM darurat karena tidak ada cara yang lain selain yang itu, karena melompat kasusnya. Dan alhamdulillah sekarang paling tidak bisa kita rem, meskipun turunnya pelan-pelan, tapi bisa kita rem," ujar Jokowi.

Lantas, bagaimana data lengkap kenaikan kasus Corona di luar Pulau Jawa dan Bali?

Simak Video: Jokowi: COVID-19 di Jawa Melandai, tapi di Luar Jawa Naik

[Gambas:Video 20detik]