KPK Panggil Senior Manager Sarana Jaya di Kasus Pengadaan Lahan DKI

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 11:10 WIB
ilustrasi KPK
Ilustrasi KPK (Haris Fadhil/detikcom)
Jakarta -

KPK memanggil Senior Manager Sarana Jaya, Harbandiyono, dalam kasus dugaan pengadaan lahan di Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Harbandiyono akan diperiksa sebagai saksi untuk mantan Dirut Sarana Jaya Yoory Pinontoan Corneles (YRC) dkk.

"Hari ini (Kamis, 29/7) dugaan TPK terkait pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta tahun 2019 untuk saksi YRC dkk," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Sebelumnya, KPK menetapkan lima tersangka dalam kasus ini. Salah satu tersangka tersebut adalah mantan Direktur Utama Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan. Akhir-akhir ini KPK juga menetapkan Direktur PT ABAM (Aldira Berkah Abadi Makmur) Rudy Hartono Iskandar sebagai tersangka.

Tersangka selanjutnya adalah Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian dan Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene. Lalu, ada satu lagi yang dijerat sebagai tersangka, yaitu korporasi atas nama PT Adonara Propertindo.

Mereka diduga melakukan korupsi pengadaan tanah di Pondok Rangon, Jakarta Timur, tahun anggaran 2019. Kasus dugaan korupsi ini mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 152,5 miliar.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Perkara dugaan korupsi pengadaan lahan di DKI itu muncul ke permukaan setelah adanya dokumen resmi KPK yang mencantumkan sejumlah nama tersangka. Belakangan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menonaktifkan Yoory dari jabatannya itu.

(zap/zap)