Satpol PP Tegur Pengelola Hotel Buntut Pasien COVID Jajan Bakso dari Halaman

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 14:36 WIB
Teralis hotel isoman di Jakbar ditutup.
Terali hotel isoman di Jakbar ditutup. (Dok. Satpol PP Jakarta Barat)
Jakarta -

Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat menegur pengelola Hotel di kawasan Jakarta Barat. Teguran dilakukan karena pengelola hotel dinilai membiarkan pasien COVID-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) di hotelnya jajan dari balik pagar ke luar.

"Ya paling teguran aja, dikasih teguran," kata Tamo saat dimintai konfirmasi, Selasa (27/7/2021).

Kemudian, Tamo mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan sanksi berupa penutupan hotel. Hal itu karena hotel tersebut digunakan sebagai tempat isoman pasien COVID-19.

"Kan itu tempat isoman, kalau ditutup mau ke mana?," ucap Tamo.

Tamo menyayangkan pihak hotel yang tidak memberi larangan kepada pasien COVID-19 yang hendak jajan ke pedagang keliling.

"Dilarang dong harusnya. Itu berarti ada kelalaian dari pihak hotel dan Satgas COVID-nya itu ada kelalaian. Tapi udah diingatkan, sekarang itu sudah ditutup pake kain dan udah dikasih tahu nggak boleh dagang di situ. Sudah ditutup pagar besi itu," jelas Tamo.

Satpol PP tegur pengelola hotel buntut pasien COVID-19 jajan bakso dari halamanSatpol PP tegur pengelola hotel buntut pasien COVID-19 jajan bakso dari halaman. (Dok. Istimewa)

Diketahui, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (25/7) pagi selesai berjemur di sekitar hotel. Tamo mengatakan para pasien COVID-19 tersebut tidak ada yang keluar pagar hotel.

"Jadi apa mereka itu bisa sambil senam kali apa ada lewat bakso itu dipanggil. Jadi mereka tidak keluar pagar ya bukan. Dari dalam dia panggil abang bakso itu," ungkapnya.

Peristiwa tersebut diketahui bermula dari sebuah postingan di akun twitter @AREAJULID kemarin (26/7). Postingan tersebut memperlihatkan sebuah foto yang terdapat enam orang sedang duduk dan berdiri di dekat pagar.

Tiga di antaranya terlihat tengah asyik duduk sambil menyantap semangkok bakso. Sedangkan tiga lainnya terlihat sedang menunggu antrean bakso tersebut.

Banyak netizen yang menyayangkan kejadian tersebut. Bahkan mereka juga menyayangkan orang yang memfoto peristiwa tersebut, namun tidak menegurnya.

"Ini yang bikin story kenapa ga bilang? Katanya kasihan," cuit salah satu pengguna Twitter, @bukanyolanda.

Hingga kini, postingan tersebut disukai oleh 30 ribu pengguna Twitter dan ada sekitar 4.020 pengguna Twitter yang me-retweet postingan tersebut.

Simak juga 'Viral Surat Swab Antigen Dibagikan di Bus, Polisi Langsung Selidiki':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/yld)