PKB Yakin Jokowi Nggak Marah soal Baliho Promo Ramen Kecuali Presiden

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 13:40 WIB
Daniel Johan
Daniel Johan (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Ketua DPP PKB Daniel Johan menilai promo ramen yang mengecualikan Presiden Jokowi itu bentuk kreativitas. Dia meminta masyarakat dan aparat setempat tidak memandang berlebihan.

"Iya, niatnya baik kok, jangan dianggap serius. Masih banyak hal serius lainnya yang perlu ditangani dengan baik," kata Daniel kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

Daniel mengatakan pernyataan itu hanya bentuk strategi dari pemilik dengan harapan warungnya ramai. Dia menilai itu ide yang kreatif di tengah masa sulit karena pandemi ini.

"Yang penting kan sudah dijelaskan bahwa itu bukan bentuk ketidaksukaan kepada Presiden, tetapi lebih ke strategi promosi agar warungnya semakin laku di tengah kehidupan ekonomi yang sulit saat ini," ujarnya.

Daniel mengatakan Jokowi pun tidak akan marah terhadap hal itu. Dia berharap promo itu membawa keuntungan bagi pemilik warung.

"Saya rasa Presiden Jokowi juga tidak ada masalah selama bisa membantu bawa berkah untuk masyarakat. Siapa tahu tiba-tiba Presiden mampir agar semakin laris dan bawa berkahnya," ujarnya.

Diketahui, baliho promo beli satu gratis satu mi ramen kecuali untuk Presiden itu dipasang warung Ramen Jangar (Ranjang) 69, yang tokonya berlokasi di Jalan Cimanuk, Tarogong Kidul, dekat Stadion Sepakbola Jayaraga.

Seperti dilihat detikcom, dalam baliho tersebut tertulis pesan promosi dari pengelola yang menyatakan beli satu gratis satu bagi pengunjung. Namun, ada pengecualian untuk Presiden. Dalam baliho itu juga dipampang foto Presiden Joko Widodo.

"Merdeka! Promo PPKM buy 1 get 1 free ramen. Kecuali Presiden," demikian bunyi pesan dalam baliho itu.

Selanjutnya penjelasan pemilik warung

Simak video 'Bikin Promo 'Buy 1 Get 1 Kecuali Presiden', Ini Kata Pemilik Warung Ramen':

[Gambas:Video 20detik]