Oknum Polisi di Sumut Dikeroyok Gegara Rampas Motor Warga Bak Debt Collector

Datuk Haris Molana - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 15:50 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Foto ilustrasi pengeroyokan. (dok detikcom)
Deli Serdang -

Seorang oknum polisi, JA (38), dikeroyok massa di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). JA diduga dikeroyok karena berusaha merampas sepeda motor warga bersama rekannya bak debt collector.

"Iya betul," kata Kanit Reskrim Polsek Beringin, Iptu Randy Anugrah, saat dimintai konfirmasi, Jumat (23/7/2021).

Randy mengatakan peristiwa itu terjadi di Dusun Lestari, Desa Pasar V, Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Deli Serdang, Kamis (22/7). Korban yang merupakan seorang wanita disebut awalnya hendak pulang dari tempat kerjanya di Medan Tembung.

Sesampai di Batang Kuis, korban mengaku diikuti para pelaku. Setelah korban sampai di rumah orang tuanya, pelaku yang belakangan diketahui oknum polisi berinisial JA bersama rekannya memaksa korban menyerahkan sepeda motornya

"Pelaku beserta rekan-rekannya memaksa korban untuk menyerahkan sepeda motor miliknya ke pelaku dengan ucapan, 'Ini keretamu (sepeda motor) bermasalah', sembari mendorong korban hingga terjatuh sehingga sepeda motor milik korban berhasil dibawa oleh rekan-rekan pelaku," sebut Randy.

Korban kemudian berteriak hingga JA akhirnya diamankan warga, sedangkan rekan-rekannya yang lain melarikan diri. JA disebut diamankan warga karena motornya mogok.

"Korban berteriak, maling-maling. Kemudian pelaku berhasil diamankan warga setempat dikarenakan sepeda motor miliknya mogok dan pelaku yang lain berhasil melarikan diri," sebut Randy.

Personel Polsek Beringin kemudian menuju TKP. Petugas mengamankan barang bukti ke polsek, sedangkan pelaku dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

"Akibat kejadian ini, korban merasa keberatan dan melaporkan ke Polsek Beringin untuk diproses hukum," sebut Randy.

Randy mengatakan JA diketahui bertugas di Polres Belawan. Saat ini, petugas sedang memburu pelaku lainnya.

"Polres Belawan. Pelaku lain masih diburu," sebut Randy.

Lihat juga video 'Pria Makassar yang Dibunuh Keluarganya Sendiri Kerap Mabuk-Berulah':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)