Pemilik Rumah Duka Sudah Diperiksa soal 'Kartel Kremasi', Apa Hasilnya?

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 16:28 WIB
Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo (Karin/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Barat telah meminta keterangan dari pihak Rumah Duka Abadi terkait dugaan praktik 'kartel kremasi' jenazah COVID-19. Polisi juga sudah meminta keterangan dari Martin yang memviralkan kejadian tersebut.

"Sudah ditindaklanjuti untuk konstruksi hukum dan fakta hukum di lapangan, kami sudah panggil pemilik yayasan dan tadi malam ambil keterangan dari Bapak Martin yang viralkan di media," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo kepada wartawan di Kantor Walikota Jakarta Barat, Kamis (22/7/2021).

Hanya, Ady tidak menjelaskan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan kedua pihak.

Ady mengatakan pihaknya masih akan meminta keterangan dari beberapa saksi lainnya. Polisi saat ini masih mendalami fakta sebenarnya yang terjadi di lapangan.

"Nanti akan ada beberapa saksi dipanggil, artinya sampai saat ini kita masih dalam tahap pendalaman atau penyelidikan untuk pastikan apa yang sebenarnya terjadi," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ady menyampaikan pihaknya masih mendalami apakah kejadian ini termasuk dalam ranah hukum atau tidak.

"Target kami, buka masalah ini apa masuk ranah hukum atau belum. Karena kita tidak mau cepat sampaikan ke publik, yang pasti kami teliti yang cukup marak di media. Kami sudah panggil beberapa orang terkait jadi kami akan maraton untuk pastikan kejadian sebenarnya," sambungnya.

Simak penjelasan pihak rumah duka, di halaman selanjutnya

Saksikan juga 'Pengelola Krematorium di Semarang Kewalahan Bakar Jenazah Pasien Corona':

[Gambas:Video 20detik]