Round-Up

Salin Rupa PPKM Darurat Jadi PPKM Level 3-4

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 06:00 WIB
Infografis Aturan PPKM Level 4
Gambar ilustrasi PPKM Level 3-4 (Denny/detikcom)
Jakarta -

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat bersalin rupa menjadi PPKM Level 3-4. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri yang memerintahkan penghilangan kata 'darurat' itu.

PPKM Darurat Jawa-Bali telah habis berlaku dua pekan, mulai 3 hingga 20 Juli kemarin. Dalam penerapan PPKM Darurat, terdapat level-level yang didasarkan pada kajian epidemiologis yang juga ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Rekomendasi WHO soal level situasi Corona di situasi wilayah ini pernah muncul dalam presentasi yang disampaikan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam jumpa pers virtual, 1 Juli 2021. Begini penjelasannya.

Level 3: ada 50-150 kasus COVID-19 per 100 ribu penduduk, 10-30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 2-5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Level 4: ada lebih dari 150 kasus COVID-19 per 100 ribu penduduk, lebih dari 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan lebih dari 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk.

Dalam PPKM Darurat, aktivitas perkantoran di sektor nonesensial harus 100% bekerja dari rumah (work from home/WFH), sektor esensial bisa bekerja dari kantor (work from office/WFO) 50%, dan sektor kritikal bisa 100% bekerja WFO.

Penjual makanan/minuman hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima layanan makan di tempat (dine-in).

Selanjutnya, PPKM Darurat bersalin rupa menjadi PPKM Level 3-4:

Lihat juga Video: Luhut: Presiden Jokowi Perintahkan Tak Lagi Pakai Istilah PPKM Darurat

[Gambas:Video 20detik]