Hotman Paris Colek Kapolri soal 'Kartel Kremasi': Tindak Krematorium Nakal!

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 20 Jul 2021 11:01 WIB
Hotman Paris
Hotman Paris (Ismail/detikHOT)
Jakarta -

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea ikut buka suara soal dugaan praktik 'kartel kremasi' jenazah COVID-19. Hotman Paris meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menindak rumah duka dan krematorium nakal tersebut.

Hal itu diungkapkan Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial. Dalam video tersebut, Hotman Paris terlihat berdiri di depan mobil mewahnya, kemudian bicara soal jasa pengurusan kremasi jenazah COVID-19 yang sedang menjadi perbincangan.

"Halooo.....rumah duka dan krematorium. Kenapa kau begitu tega menagih biaya yang sangat tinggi untuk korban pandemik?," ujar Hotman Paris mengawali videonya, seperti dilihat detikcom, Selasa (20/7/2021).

Hotman Paris mengaku dirinya menerima aduan dari warga terkait mahalnya biaya kremasi. Korban bahkan harus mengeluarkan uang hingga Rp 80 juta untuk pengurusan jenazah tersebut.

"Ada warga ngadu ke saya, untuk biaya peti jenazah 25 juta, transport 7,5 juta, kremasi 45 juta, lain-lain 2,5 juta. Maka keluarga si korban harus membayar 80 juta untuk kremasi. Apakah kau bisa tersenyum saat simpan uangmu di atas penderitaan, mayat keluarga orang lain," beber Hotman.


Minta Kapolri Bertindak

Hotman Paris kemudian mencolek Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri diminta menindak tegas oknum rumah duka dan krematorium yang sudah memeras warga tersebut.

"Kepada Bapak Kapolri, tolong segera kerahkan anak buahmu, tindak berdasarkan UU Perlindungan Konsumen. Bapak Kapolri turunkan anak buahmu tindak pengusaha rumah duka dengan biaya kremasi sangat gede," katanya.

Hotman Paris juga meminta para pejabat daerah mencabut izin krematorium yang mematok harga setinggi langit.

"Kepada para gubernur dan wali kota, cabut izinnya dan lembaga krematorium, harus tegas. Kasihan warga sudah kematian masih harus nangis-nangis untuk membayar. Salam Hotman Paris," tutupnya.

Halaman selanjutnya, simak penjelasan pihak rumah duka

Lihat juga Video: Heboh Warga di Bondowoso Rebut Jenazah Corona-Peti Dibakar

[Gambas:Video 20detik]