Cerita Perempuan Parepare Lega Biaya Kuretase Ditanggung JKN-KIS

Nurcholis Maarif - detikNews
Sabtu, 17 Jul 2021 11:54 WIB
Cerita Perempuan Parepare Lega Biaya Kuretase Ditanggung JKN-KIS
Foto: Dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Memiliki keturunan adalah dambaan setiap pasangan suami istri. Namun nasib kurang beruntung terpaksa dialami oleh Eni (39) seorang ibu rumah tangga di Parepare. Ia mengalami gangguan saat proses kehamilannya hingga harus mengalami keguguran.

"Waktu itu saya pernah mengalami pendarahan ketika usia kehamilan saya mau masuk usia 3 bulan. Pendarahan ini terjadi tidak hanya 1 kali, tapi berkali-kali, makanya saya pergi ke Puskesmas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/7/2021).

"Dari Puskesmas, saya diberikan obat untuk mengobati pendarahan saya ini. Tapi setelah beberapa hari, karena masih terus terjadi pendarahan, saya kembali lagi ke Puskesmas. Setelah diperiksa, akhirnya saya dirujuk ke rumah sakit," imbuhnya.

Eni menceritakan bahwa dia dirawat di rumah sakit selama lima hari. Ternyata dengan kondisi pendarahan yang dialami, kandungannya harus diangkat dan Eni harus dikuret. Eni merasa sedih dengan keadaan ini, tapi dia yakin ini demi kebaikan dirinya juga.

Ia mengakui merasa sangat terbantu sekali dengan menjadi peserta Program JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), karena baik di Puskesmas maupun di rumah sakit, tidak ada sama sekali biaya yang harus dia keluarkan. Ia juga mengapresiasi atas kemudahan pelayanan yang dia terima.

"Ini juga yang saya syukuri. Mulai obat dari Puskesmas sampai operasi kuret di rumah sakit, tidak ada uang yang saya keluarkan, semuanya gratis. Ditambah lagi seminggu setelah keluar dari rumah sakit saya masih harus kontrol dan diberi obat biar saya cepat pulih. Saya bersyukur sekali ada program ini (JKN-KIS), sangat membantu masyarakat seperti saya," tuturnya

(akd/ega)