Walkot Kendari Tiadakan Salat Idul Adha di Masjid-Lapangan: di Rumah Saja

Sitti Harlina - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 21:48 WIB
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir (Sitti Harlina/detikcom)
Kendari -

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tak mengizinkan salat Idul Adha tahun ini digelar di masjid dan lapangan. Hal ini disebabkan oleh masih t kasus Corona di Kendari masih tinggi.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir usai menggelar rapat persiapan salat Idul Adha, yang diikuti Forkopimda dari Polres, Kodim, MUI dan Kemenag Kota Kendari, di rumah jabatan, Jumat (16/07/2021). Sulkarnain menyampaikan bahwa kegiatan salat Idul Adha sesuai dengan keputusan rapat bersama, ditiadakan penyelenggaraannya di lapangan dan masjid.

"Dengan mempertimbangkan jumlah pasien positif COVID-19 yang ditangani masih tinggi, hari ini ada 772 pasien yang masih ditangani, ditambah tren yang masih naik, dengan mempertimbangkan bahwa wilayah Kota Kendari sangat cair dalam arti mobilitas masyarakat dari satu wilayah ke wilayah yang lain masih sangat mudah sehingga kami memutuskan untuk pelaksanaan salat Idul Adha 1442 H tahun ini, kita imbau kepada masyarakat salat di rumah saja, kita tidak izinkan di masjid apalagi di lapangan," katanya.

Kesepakatan tersebut diambil atas keputusan bersama dengan berbagai pertimbangan di masa pandemi saat ini. Sulkarnain memahami bahwa keputusan ini tak memuaskan seluruh pihak.

"Alhamdulillah semua bersepakat dari keamanan, Kemenag dan majelis ulama, bahwa memang keputusan ini tidak memuaskan semua pihak kami pahami, bahwa ini sekali lagi diambil berdasarkan pertimbangan kemaslahatan yang lebih besar, kita ingin melindungi warga masyarakat kita," ujarnya.

Sulkarnain pun berharap masyarakat bisa memahami dengan kebijakan yang diambil pemerintah. Dia pun juga tetap mengimbau agar warga tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Mudah-mudahan warga kita semua mengerti dengan kondisi saat ini dan tetap patuh kepada protokol kesehatan dengan tetap menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," harapnya.

(rfs/rfs)