Daftar Daerah yang Mulai Kekurangan Stok Vaksin COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 12:43 WIB
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination.
Ilustrasi vaksin Corona (Foto: iStock)
Jakarta -

Stok vaksin Corona atau COVID-19 di berbagai daerah di Indonesia mulai menipis. Pemerintah dan Satgas COVID-19 setempat pun harus putar otak agar vaksinasi bisa berjalan.

Dirangkum detikcom, Jumat (16/7/2021), keluhan soal stok vaksin Corona mulai menipis ini sudah disampaikan oleh Pemkab Kudus pada Selasa (13/7). Berikut daftar daerah yang kekurangan stok vaksin Corona:

1. Kudus

Pemkab Kudus sempat menyetop sementara pemberian vaksin Corona dosis pertama karena stok yang sangat terbatas.

"Kalau kita nanti tidak rem dosis satu, Sinovac ini masih digunakan dosis satu, nanti dosis kedua kelanjutannya bagaimana? Karena informasi kemarin Kudus sendiri menjadi salah satu kabupaten dari 35 kabupaten yang menerima vaksin Pfizer. Misalnya dosis pertama Sinovac, (dosis dua) ganti kan tidak boleh," kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Anik Fuad.

Anik menyebut pihaknya telah mendapat vaksin Corona Sinovac sebanyak 204.380 dosis. Dari jumlah tersebut, 135.811 dosis telah disuntikkan ke penduduk sebagai dosis pertama dan 46.249 dosis untuk vaksinasi kedua.

"Sehingga totalnya yang sudah disuntikkan dosis satu dan dua 182.060 dosis. Sehingga kita masih punya stok di faskes (fasilitas kesehatan) sekitar 22.320 dosis. Otomatis stok antara dosis satu dan dua punya selisih sekitar 90 ribu dosis," ucap Anik.

2. Kendari

Dilansir dari Antara, stok vaksin Corona sebanyak 14 ribu dosis yang tersisa di Kendari hanya akan diberikan untuk vaksinasi dosis kedua. Pemkot Kendari meminta warga bersabar. Saat ini Pemkot Kendari masih menunggu kedatangan stok baru vaksin Corona.

"Sebanyak 14 ribu dosis tersebut kami alokasikan semuanya untuk dosis kedua," kata Kepala Dinas Kesehatan Kendari Rahminingrum, Rabu (14/7).

3. Bangka Belitung

Stok vaksin Corona yang menipis juga terjadi di Bangka Belitung (Babel). Hal itu disebabkan antusiasme warga mendapat vaksin Corona melampaui target.

"Benar, dari data yang kami peroleh memang ketersediaan vaksin di Babel sudah mulai minim. Serbuan vaksin sudah melampaui target," jelas Sekretaris Satgas COVID-19 Babel Mikron Antariksa kepada detikcom, Rabu (14/7).

Mikron mengatakan vaksin Corona di Pangkalpinang saat ini tersisa 6 vial, Kabupaten Bangka 32 vial, dan Kabupaten Belitung 1.004 vial. Dari total stok vaksin yang tersebar di kabupaten/kota, lanjut Mikron, nantinya 4.265 vial akan dibagikan untuk penyuntikan pertama dan kedua.

4. Majene

Stok vaksin Corona di beberapa wilayah juga habis. Salah satu daerah yang kehabisan vaksin Corona adalah Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Warga bahkan sampai marah-marah gara-gara tak dilayani untuk mendapat suntikan dosis pertama. Pemerintah setempat menyebut sisa vaksin Corona yang ada digunakan untuk penyuntikan dosis kedua.

"Jadi banyak masyarakat ini yang komplain di beberapa puskesmas. Ada yang marah karena tidak bisa terlayani untuk vaksin dosis satunya," kata Kepala UPTD Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Majene Nur Ekawati, Rabu (14/7).

Lihat Video: Stok Dosis Vaksin Habis, Vaksinasi di Subang Ditunda

[Gambas:Video 20detik]