Sepekan PPKM Darurat, Wagub DKI: Masih Ada Kantor Bandel Diam-diam WFO

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 12 Jul 2021 21:35 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat telah berjalan selama sepekan terhitung sejak Sabtu (3/7) lalu. Kendati demikian, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkap pihaknya masih menemukan perkantoran yang bandel karena tetap menerapkan work from office (WFO).

"Pertama, kebijakan penutupan berlangsung baik dan dipatuhi oleh unit usaha, sekalipun masih ada perusahaan yang nakal, bandel yang diam-diam mencoba bekerja di kantor sekalipun dalam kapasitas yang kecil," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (12/7/2021).

Riza mewanti-wanti bagi perusahaan non-esensial dan kritikal untuk patuh terhadap aturan PPKM darurat. Jika tidak, pihaknya akan memberi sanksi mulai dari denda, penutupan sementara, hingga pencabutan izin usaha.

"Namun demikian, kami tetap memberikan sanksi dan denda dan juga penutupan sementara bahkan akan cabut izinnya bagi yang terus membandel," kata Riza.

Selain itu, politikus Gerindra ini mengklaim terjadi penurunan mobilitas masyarakat karena adanya penyekatan di sejumlah titik di Jakarta. Penurunan itu juga didukung dengan kebijakan pemberlakuan surat tanda registrasi pekerja (STRP) yang mulai diberlakukan hari ini di transportasi publik.

"Yang kedua mobilitas masyarakat menurun, jauh sekali, karena memang ditutup tempat-tempat, jalur keluar masuk Jakarta. Kemudian, adanya penyekatan, apalagi kita memberlakukan surat tanda registrasi pekerja (STRP) itu yang sangat efektif, apalagi mulai diberlakukan di KRL, MRT, bahkan di TransJakarta," ujarnya.

Tonton video 'Pecah Rekor! Kasus Baru Covid-19 RI Per 12 Juli Ada 40.427':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya, kasus baru-baru ini soal perusahaan yang tetap WFO di luar ketentuan: