Prabowo Bicara Lingkungan Strategis RI: Kita Harus Siap Selalu Diganggu

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 19:55 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto (tengah) bersiap mengikuti rapat kerja bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (18/6/2020). Rapat kerja tersebut membahas kesiapan Kemhan dan TNI menghadapi bentuk ancaman keamanan baru di Indonesia, perkembangan Prolegnas dan penyusunan peraturan pelaksana undang-undang negara di bidang pertahanan dan kesiapan TNI dalam pelibatan pengimplementasian tatanan kehidupan baru (new normal).  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Prabowo Subianto (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bicara soal apakah Indonesia ingin menjadi sebuah negara kuat atau lemah. Prabowo meyakini pilihan mayoritas bangsa Indonesia ingin menjadi negara kuat.

"The strong will do what they can, the weak suffer what they must. Pertanyaannya adalah, apakah bangsa Indonesia mau jadi strong, mau jadi kuat, atau mau jadi lemah? Kita harus jujur, kita harus baca diri kita. Kita kalau datang ke dokter, kita periksa darah kita, kita tidak boleh marah," kata Prabowo dalam webinar Optimalisasi Industri Pertahanan Dalam Konteks Kepentingan Nasional RI di Abad 21, Jumat (9/7/2021).

Indonesia, kata Prabowo, harus berkaca pada diri sendiri jika ingin mengetahui kemampuan diri sendiri. Hal tersebut dianalogikan Prabowo seperti pemeriksaan kesehatan ke dokter.

"Kalau kita periksa darah kita sendiri, masa kita marah dengan hasilnya, ini akan memberitahu kepada kita bahwa kita ini dalam keadaan tidak kuat, tidak sehat. Kalau tidak kita kuat, kita hadapi ancaman virus lebih cepat kita hancur," ujarnya.

Prabowo meyakini mayoritas penduduk Indonesia ingin negaranya menjadi kuat. Untuk menjadi negara kuat, Prabowo menilai perlu memperkuat pertahanan negara.

"Jelas, pilihan saya dan sebagian besar kalian, pilihan seorang yang punya akal sehat, pilihan anak-anak muda Indonesia, ingin Indonesia kuat," ucapnya.

Indonesia Harus Siap Selalu Diganggu

Menhan Prabowo Subianto juga bicara posisi strategis Indonesia dalam peta dunia. Posisi strategis ini membuat Indonesia menurut Prabowo harus siap selalu diganggu oleh pihak lain.

"Tapi, Saudara-saudara, niat baik kita fokus kita untuk membangun kesejahteraan selalu mengalami gangguan. Kenapa? Karena memang bangsa Indonesia ini, Nusantara kita ini, memang penuh dengan kekayaan. Karena itu, selama ratusan tahun sejarah peradaban manusia, wilayah kita Nusantara kita ini, walaupun dulu belum jadi satu negara, Nusantara kita selalu didatangi, selalu diganggu, selalu berusaha kekayaan kita dikuasai, bukan kita yang ke Eropa, mereka yang ke sini," kata Prabowo.

"Selalu kita didatangi oleh kekuatan dari luar Nusantara ini, bisa disebut sepanjang sejarah kekuatan-kekuatan yang datang ke sini dari mana-mana bisa kita rinci satu-satu ya kan," imbuhnya.

Gangguan yang datang dari luar Indonesia, menurut Prabowo, terjadi sebelum dan setelah merdeka. Hal itu, menurut Prabowo, berkaitan dengan posisi strategis Indonesia di peta dunia.

"Juga gangguan-gangguan setelah kita merdeka, sebelum merdeka pun, jangan kita lupa, Portugis, Spanyol, Inggris dan seterusnya, jadi kalau kita lihat lingkungan strategis kita, kita selalu akan dan selalu dalam sejarah diganggu dan lingkungan strategis kita menempatkan diri kita, bahwa diri kita harus siap selalu diganggu," ujarnya.

Lihat juga video 'Survei: Eks Pendukung Prabowo di Pilpres Banyak yang Ogah Divaksin':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/imk)