Kemendagri Ungkap Data Penduduk Divaksin COVID Tak Terkoneksi ke Dukcapil

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 14:36 WIB
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Prof Zudan (Foto: Dok. Kemendagri)
Jakarta -

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengatakan data penduduk yang sudah menerima vaksin Corona tidak terkoneksi dengan data Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Kemendagri menilai hal itu membuat pendataan menjadi sulit.

"Saya jelaskan, pertama PeduliLindungi itu tidak terkoneksi dengan data Dukcapil. Kedua, P-Care juga tidak terkoneksi dengan Dukcapil, sehingga saya agak kesulitan membantu. Ini yang perlu kami sampaikan," kata Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, pada diskusi daring PerCa Indonesia bertema 'Dokumen Kependudukan Penting bagi Orang Asing dalam Mensukseskan Vaksinasi Nasional', Kamis (8/7/2021).

PeduliLindungi dan P-Care adalah aplikasi yang digunakan terkait pendataan vaksinasi Corona. Zudan mengatakan data yang terdapat di kedua aplikasi itu belum terintegrasi ke data Dukcapil.

Zudan mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menghubungkan kedua aplikasi itu ke Dukcapil. Dia menyebut kementerian lain sudah menyambungkan data dengan Dukcapil.

"Kami juga mendorong ini ke Kementerian Kesehatan, sebaiknya P-Care terkoneksi langsung dengan Dukcapil, PeduliLindungi terkoneksi dengan Dukcapil. Ini datanya masih sendiri-sendiri, belum terkoneksi," ujarmya.

"Karena seperti Kemensos sudah seperti data Dukcapil berbasis NIK, kartu Pra Kerja juga sudah, tinggal Kemenkes ini saja untuk vaksin ini," sambungnya.

Kasubdit Imunisasi Kemenkes, Prima Josephine, mengatakan PeduliLindungi dan P-Care memang perlu perbaikan. Dia juga mengaku baru tahu masalah yang diungkap Zudan.

"Saya baru tahu ini saya pikir sudah selesai dari teman-teman Pusdatin. Nanti akan jadi masukan bagi kami di Kemenkes sehingga tentu lebih baik ke depannya. Apalagi kita sudah menyasar ke seluruh Indonesia, harusnya sudah terintegrasi ya karena ini akan membantu akuntabilitas dari layanan," kata Prima.

Prima mengatakan pihaknya akan menuntaskan sejumlah keluhan yang terjadi terkait vaksinasi Corona. Dia mengatakan perlu kerja sama dari banyak pihak untuk menyukseskan vaksinasi Corona.

"Nanti akan kami sampaikan keluhan-keluhan yang ada di lapangan seperti ini, termasuk tadi masukan dari Prof Zudan tadi ya, saya rasa apalagi kita sudah menyasar ke seluruh Indonesia, harusnya sudah terintegrasi ya karena ini akan membantu akuntabilitas dari layanan," ujarnya.

"Dan menurut saya penanggulangan COVID semuanya harusnya sama, Kemendagri, Kemenkes semua kita diberikan tanggung jawab untuk sama-sama mengendalikan pandemi ini. Saya baru tau ini, saya pikir udah selesai dari teman-teman Pusdatin. Nanti akan jadi masukan bagi kami di Kemenkes sehingga tentu lebih baik ke depannya," tambahnya.

Simak video 'Respons Warga Jakarta Daftar Vaksinasi Lewat Aplikasi':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)