Korlantas soal Penyekatan: Jangan Lewat Jalur Tikus dan Kucing-kucingan

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 07 Jul 2021 23:19 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Istiono.
Kakorlantas Polri Irjen Istiono (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Kebijakan PPKM darurat telah memasuki hari kelima. Sejumlah warga diketahui masih mencoba peruntungan lewat jalur tikus agar bisa menghindari pos penyekatan menuju Jakarta.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengatakan langkah tersebut akan menjadi sia-sia ke depannya, mengingat personel akan disiagakan di jalur tersebut. Dia meminta warga tidak 'kucing-kucingan' mengelabui petugas dengan menggunakan jalur tikus.

"Ini kan situasi darurat. Saya mohon semua masyarakat paham akan situasi ini. Ini pelaksanaan PPKM darurat sampai tanggal 20 (Juli). Tolong tidak usah main kucing-kucingan sama petugas di lapangan," kata Istiono kepada wartawan, Rabu (7/7/2021).

Dia meminta masyarakat bersama-sama berperan aktif dalam memutus penyebaran virus Corona saat ini. Salah satu caranya dengan tetap di rumah selama pelaksanaan PPKM darurat.

"Harusnya bersama memerangi COVID-19 ini. Tidak perlu pakai jalan tikus seperti itu," pinta Istiono.

Selain mengimbau warga agar tidak perlu melewati jalur tikus, Istiono menyebut pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi dan penindakan.

Dia menambahkan, ke depan para pengendara yang diketahui melintas di jalur tikus untuk menghindari pos penyekatan, petugas akan melakukan swab antigen kepada pengendara tersebut di lokasi.

"Nanti kalau yang bandel-bandel tetap kita hentikan dengan tindak. Kalau yang ngeyel-ngeyel akan kita pinggirkan, kita periksa kita swab antigen ya. Yang ngeyel periksa, nggak pake masker kita swab antigen. Kalau memang nggak benar kita putar balikkan atau perlu kita kasih sanksi," jelas Istiono.

Lihat Video: Kapolda-Pangdam Minta RT/RW Tutup Jalur Tikus Cegah Warga Melintas!

[Gambas:Video 20detik]