Penyekatan PPKM Darurat di Kalimalang Lengang Pagi Ini

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 09:08 WIB
Jakarta -

Di pos penyekatan PPKM darurat di Kalimalang, Jakarta Timur, sempat terjadi kemacetan lalu lintas pada pagi kemarin. Namun, kondisi pagi ini berbeda jauh, situasi tampak lengang.

Pantauan detikcom di pos penyekatan Kalimalang, Jalan Lampiri, Jakarta Timur, Selasa (6/7/2021), sekitar pukul 08.05 WIB, kondisi lalu lintas terlihat lengang. Kendaraan dari arah Bekasi menuju Jakarta pun tidak mengalami penumpukan.

Meski tidak ada kepadatan, sejumlah petugas telah bersiap di tiap titik pos penyekatan tersebut. Selain itu, beberapa kendaraan taktis tampak disiagakan di lokasi.

Terhitung satu panser Anoa milik TNI, satu kendaraan Barracuda, dan water cannon ada di lokasi. Petugas gabungan, dari kepolisian, TNI, Satpol PP, hingga Dishub, pun tengah menyeleksi para pengendara yang memang bisa diizinkan masuk.

"Saya petugas medis, Pak," kata seorang pengendara motor perempuan seraya menunjukkan kartu kerjanya.

"Baik, Ibu, silakan laporkan ke petugas yang di depan," timpal petugas di lapangan sambil membukakan jalan kepada perawat tersebut.

Di hari keempat pelaksanaan PPKM darurat ini, terlihat masih banyak warga dengan berbagai alasan untuk bisa lolos penyekatan. Beberapa di antaranya ada yang mengaku ingin menjenguk keluarga, hingga urusan pekerjaan yang ketika ditelaah berada di luar sektor esensial dan kritikal.

"Yang boleh lewat cuma sektor esensial dan kritikal. Itu aja, yang lain silakan putar balik," seru petugas di lokasi.

Pos penyekatan di Kalimalang pada Senin (5/7) kemarin memang menyita perhatian. Pasalnya, terjadi kemacetan panjang di lokasi.

Kendaraan yang mengarah dari arah Bekasi terlihat berbondong-bondong mencoba menembus titik penyekatan tersebut. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo telah mengatakan ada ribuan warga yang masih mencoba masuk ke Jakarta kemarin.

"Hari Senin ini adalah hari ketiga sekaligus hari pertama PPKM darurat pada masa weekday, di mana orang kerja dan ribuan orang dari luar Jakarta masih berusaha masuk ke Jakarta. Padahal mungkin dia bukan bekerja pada sektor yang kritikal dan esensial," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Senin (5/7).

Polda Metro Jaya sendiri menyiapkan 63 titik penjagaan selama PPKM darurat berlangsung dari 3 Juli hingga 20 Juli mendatang. Hanya orang yang bekerja di sektor esensial dan kritikal yang diizinkan melintasi titik penyekatan tersebut.

Petugas bakal memeriksa satu per satu kendaraan yang berada di titik penyekatan. Pemeriksaan yang mendetail itu membuat kemacetan menjadi sulit terhindarkan.

"Akhirnya pemeriksaan dan penyekatan yang kita lakukan kemudian berdampak pada kemacetan yang cukup panjang di titik-titik penyekatan," ujar Sambodo.

(ygs/lir)