Round-Up

Dilema Pencari Nafkah Disuruh ke Kantor tapi Tertahan di Batas Kota

Tim detikcom - detikNews
Senin, 05 Jul 2021 20:44 WIB
PPKM Darurat di Ibu Kota dinilai belum efektif. Mobilitas masyarakat masih tinggi ditandai dengan kemacetan yang terjadi dimana-mana.
Kemacetan Imbas PPKM Darurat (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Para pekerja yang hendak mencari nafkah di Jakarta terjebak kemacetan di sejumlah titik saat masa PPKM darurat. Para pencari nafkah ini dihadapkan pada dilema antara berangkat ke tempat kerja atau patuh aturan PPKM darurat.

PPKM darurat sendiri telah dimulai sejak Sabtu (3/7/2021) dan bakal berlaku hingga 20 Juli 2021. Pada Senin pertama penerapan PPKM darurat, kemacetan terjadi di sejumlah titik di Jakarta.

Titik-titik yang terjadi kemacetan parah itu mulai dari daerah Kalimalang, Bekasi, Tol Dalam Kota, hingga beberapa ruas jalan di Jakarta Pusat.

Kemacetan di Jakarta Pusat diketahui terjadi salah satunya di Jalan Blora dan di daerah Salemba. Dari foto-foto yang beredar terlihat kepadatan kendaraan di lokasi.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusar Kompol Lilik Sumardji mengatakan kemacetan itu terjadi usai pihaknya memeriksa tiap kendaraan yang melintas di titik penyekatan. Di luar sektor esensial dan kritikal, pengendara diminta berputar balik.

Selain itu, Lilik mengatakan masih banyaknya warga di luar sektor esensial dan kritikal tetap beraktivitas di luar rumah membuat kemacetan tidak terelakkan di titik penyekatan.

"(Yang boleh melintas) esensial dan kritikal ya, yang lain nggak boleh masuk. Macet ya udah memang macet, (warga) bandel aja itu," ujar Lilik.