Round-Up

Saat Tabung Oksigen Bikin Perawat Dianiaya Warga Kerabat Pejabat

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 07:32 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Foto: Ilustrasi pengeroyokan (dok detikcom)
Bandar Lampung -

Tabung oksigen saat ini tak hanya bisa membuat masyarakat rela antre, tapi juga dapat membuat warga naik pitam. Peristiwa yang terjadi di Bandar Lampung jadi buktinya.

Seorang perawat di Bandar Lampung, Rendi, diduga dikeroyok tiga orang gara-gara persoalan tabung oksigen. Bagaimana ceritanya?

Dilansir dari Antara, Senin (5/7/2021), perawat bernama Rendi itu sedang melaksanakan piket di Puskesmas Kedaton, Minggu (4/7/2021) dini hari. Tiba-tiba, ada tiga orang yang datang dan mengaku ingin meminjam tabung oksigen.

"Kejadian sekitar pukul 02.00 WIB. Korban ini sedang piket jaga, didatangi orang dan bertanya apakah ada tabung oksigen," ujar Kasat Reskrim Polres Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana, Senin (5/7/2021).

Korban menjawab 'tak ada' saat ditanya soal tabung oksigen. Jawaban korban diduga membuat tiga orang itu emosi hingga melakukan penganiayaan dan menyebabkan luka memar di wajah.

"Korban ditanya ada oksigen, dijawab 'tidak ada'. Jawaban ini yang bikin pelaku emosi sampai melakukan pemukulan," terang Resky.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Edwin Rusli, menyebut Rendi sempat menanyakan keberadaan pasien yang membutuhkan tabung oksigen. Salah seorang pelaku kemudian menyebut pasien bukan berada di Puskesmas Kedaton.

"Pelaku bilang ada orang tua sakit dan mau pinjam tabung oksigen. Lalu ditanya oleh korban, pasiennya mana? Dijawab nggak ada, di rumah," cerita Edwin.

Perawat tersebut sempat mengingatkan bahwa puskesmas bukan tempat peminjaman tabung oksigen. Dia menyuruh pasien yang sakit dibawa ke puskesmas. Tak terima, para pelaku pun langsung 'menghajar' Rendi.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Tonton juga Video: Mendag Sebut Impor Oksigen Tak Akan Ada Hambatan

[Gambas:Video 20detik]