Respons Lonjakan COVID-19, Baznas Gulirkan 8 Program Darurat

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Jumat, 02 Jul 2021 21:08 WIB
Ambulans Milik Baznas
Foto: BAZNAS
Jakarta -

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjalankan delapan program darurat untuk membantu penanganan COVID-19 di Indonesia. Program darurat ini merupakan respons Baznas terhadap peningkatan kasus COVID-19.

"Baznas bergerak cepat merespons meningkatnya kasus COVID-19 dengan membuat delapan program darurat, yang turut didukung oleh 11 lembaga program Baznas beserta relawan yang selalu siap terjun langsung membantu mereka yang membutuhkan," ujar Ketua Baznas RI, Prof Dr KH Noor Achmad dalam keterangan tertulis, Jumat (2/7/2021).

Noor memaparkan delapan program darurat yang dijalankan Baznas di antaranya bantuan paket penggali kubur yang berjumlah 560 paket, bantuan 30 Paket Pemulasaraan Jenazah untuk penyintas COVID-19, dukungan 500 paket ruang isolasi di Rusunawa Nagrak Cilincing, oksigen bagi faskes di Jabodetabek sebanyak 200 unit, bantuan 100 APD untuk penggali kubur untuk pemakaman pasien COVID-19, bantuan pemulasaraan jenazah isolasi mandiri, bantuan 1.000 paket imun untuk nakes, mustahik penyintas COVID-19, sopir ambulans, dan bantuan 20 tenda darurat untuk faskes se-Jabodetabek.

"Program ini merupakan bentuk support dari Baznas, kepada mereka yang berjuang di garda terdepan dalam melawan pandemi. Seperti kita ketahui bersama, para tenaga medis, tukang gali kubur, petugas pemulasaraan jenazah, sopir ambulans, tak henti-hentinya bekerja siang malam dalam menangani pandemi ini. Selain tentunya para pasien COVID-19 dan keluarga terdampak yang terus menjadi perhatian Baznas," urai Noor.

Ia mengatakan tim Baznas juga beberapa kali terjun langsung dalam membantu menangani pasien COVID-19, termasuk juga dalam pemulasaraan jenazah pasien. Tim Baznas beserta seluruh relawan bekerja siang-malam untuk menanggapi permintaan pemulasaran dari pihak RSDC Wisma Atlet Kemayoran maupun dari warga yang memerlukan bantuan.

"Contohnya pada 27 Juni lalu, pada siang harinya Baznas melakukan pemulasaraan jenazah di Ciputat, Tangerang Selatan. Kemudian setelah baru saja selesai, tim Baznas langsung meluncur ke Jagakarsa, Jakarta Selatan, untuk membantu pemulasaraan jenazah lainnya. Proses pemulasaraan berjalan lancar tanpa hambatan berarti," cerita Noor.

Baznas, kata Noor, juga menjalin komunikasi intensif dengan beberapa pihak termasuk RSDC Wisma Atlet Kemayoran dalam membantu menangani pasien COVID-19. Ia menegaskan kerja sama dan gotong royong berbagai pihak termasuk lapisan masyarakat dibutuhkan dalam penanganan pandemi COVID-19.

"Sesuai dengan salah satu tujuan Baznas agar terwujudnya hubungan saling tolong menolong dalam kebaikan di tengah masyarakat, maka Baznas terus memberikan yang terbaik dan upaya maksimal agar kita semua bisa secepatnya keluar dari krisis akibat pandemi," kata Noor.

Sementara itu, Pimpinan Baznas RI yang membawahi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan menambahkan selain bantuan paket darurat, Baznas juga memiliki program dalam membantu sisi perekonomian masyarakat yang telah berjalan dan akan terus dilanjutkan.

"Sejak awal pandemi tahun lalu, Baznas telah menjalankan program-program ekonomi, di antaranya Cash for Work, Paket Logistik Keluarga, Dukungan UMKM, Pemberdayaan Warteg, Zmart, ZChicken, ZCD, Paket Ramadhan Bahagia, dan lainnya yang telah berjalan," ujarnya.

"Berbagai program itu akan terus dilanjutkan. Yang terbaru, Baznas juga merencanakan Family Healing Kit untuk membantu masyarakat yang tengah dalam isolasi mandiri di rumah. Upaya ini merupakan langkah strategis Baznas untuk membantu masyarakat keluar dari krisis akibat pandemi," imbuh Saidah.

Baznas RI, kata Saidah, turut mengerahkan 1.465 personel response team, 12 personel pemulasaraan, 200 nakes di 7 RSB, dan 279 unit ambulans yang siap siaga kapan pun dibutuhkan. Selain itu, Baznas rutin melakukan beberapa langkah preventif di berbagai daerah melalui pemeriksaan kesehatan, pembagian masker dan hand sanitizer, melayani swab antigen, menyediakan wastafel sehat, menyalurkan APD untuk petugas medis, dan lain-lain.

"Sejalan dengan tujuan bersama untuk melawan COVID-19, maka Baznas mengimbau kepada masyarakat di mana pun berada untuk terus menerapkan protokol kesehatan ketat, menjaga jarak dan memakai masker. Karena kondisi saat ini sudah mengkhawatirkan. Mari terus jaga kesehatan. Jika ada kesempatan vaksin, harus digunakan sebaik-baiknya untuk membentuk 'herd immunity' agar kita bisa hidup nyaman lagi seperti dulu," jelas Saidah.

(ncm/ega)