Pembunuh PSK di Hotel Palembang Dituntut 15 Tahun Penjara

Prima Syahbana - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 14:19 WIB
Suasana sidang virtual di PN Palembang
Suasana sidang virtual di PN Palembang. (Prima Syahbana/detikcom)
Palembang -

Pembunuh pekerja seks komersial (PSK) di Hotel Palembang bernama Yuliana, Agus Saputra (23), dituntut 15 tahun penjara. Dia dituntut jaksa dengan pasal berlapis, yakni pembunuhan dan pencurian.

Hal itu disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Palembang dalam sidang tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri Palembang secara virtual. Sidang dipimpin oleh hakim Dr Fahren.

"Menyatakan Terdakwa terbukti melanggar Pasal 338 tentang Pembunuhan dan (Pasal) 362 tentang Pencurian. Atas perbuatannya, menuntut Terdakwa dengan hukuman 15 tahun penjara," kata JPU Kejari Palembang, Ursulla Dewi, Kamis (1/7/2021).

Ketika diberi kesempatan oleh majelis hakim, terdakwa Agus mengaku menyesal dan khilaf. "Saya menyesal Yang Mulia, saat itu saya khilaf. Saya juga seorang kepala keluarga," kata Agus via sambungan telekonferensi kepada majelis hakim.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan ini mulai diusut setelah jasad Yuliana ditemukan di kamar hotel daerah 9 Ilir, Ilir Timur III, Palembang, pukul 23.30 WIB, Selasa (5/1). Saat ditemukan, ada darah di wajah korban dan di bantal.

Polisi kemudian memeriksa sejumlah saksi. Berdasarkan pemeriksaan itu, polisi mengatakan Yuliana diduga sempat melayani beberapa laki-laki hidung belang di hotel tersebut. Dia ditemukan tewas setelah sempat menginap 2 hari.

Menurut polisi, Yuliana masuk ke Hotel Rio pada Minggu (3/1) seorang diri. Wanita yang diduga PSK ini disebut datang ke hotel setelah dipesan pria hidung belang lewat aplikasi MiChat.

"Korban wanita penghibur, status freelance melayani itu (pria hidung belang). Dipesan lewat MiChat," kata Plt Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Eddy Rahmat.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap Agus yang diduga membunuh Yuliana pada Minggu (17/1). Dia ditangkap di lokasi persembunyiannya di Palembang.

Agus ditembak di bagian kaki. Dia disebut melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

(fas/fas)