Bupati Kebumen Bentuk Tim Super Visi Penanganan COVID-19

Rinto Heksantoro - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 09:38 WIB
Bupati Kebumen Bentuk Tim Super Visi Penanganan COVID-19
Foto: Dok. Pemkab Kebumen
Kebumen -

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto telah membentuk Tim Super Visi dalam penanganan COVID-19 di Kebumen. Tim ini dibentuk untuk saling berkordinasi dan memberikan kontroling terhadap kinerja Tim 6 yang sebelumnya sudah dibentuk dan harus bisa memastikan semua tim bekerja dengan baik dan efektif dalam penanganan COVID-19.

Arif menjelaskan bahwa Tim Super Visi yang dikoordinatori oleh Kepala Dispermades P3A, Frans Haidar ini dibentuk untuk saling berkordinasi dan memberikan kontroling terhadap kinerja Tim 6 yang sebelumnya sudah dibentuk. Tim Super Visi ini harus bisa memastikan semua tim bekerja dengan baik dan efektif dalam penanganan COVID-19.

"Jadi Tim Super Visi ini setiap hari wajib melaporkan kegiatan yang ada di kecamatan-kecamatan. Kalau Tim 6 ini langsung taktis kepada kegiatannya. Tim super visi ini nanti bisa melihat komponennya, apakah selama ini Tim 6 berjalan atau tidak. Ada kendala atau tidak? Kurangnya dimana.Jadi fungsinya sebagai koordinasi sekaligus alat kontrol," kata Arif Sugiyanto dalam rapat terbatas bersama sejumlah camat dan OPD di Pendopo Rumah Dinas, Rabu (30/6).

"Tim Super Visi ini harus bisa mengecek kondisi di lapangan, terutama daerah-daerah yang masuk zona merah. Jadi harus tahu, apakah desa-desa yang zona merah ini benar-benar menerapkan PPKM Mikro atau tidak. Vaksinnya sudah jalan apa belum. Prokesnya jalan atau tidak, kegiatannya seperti apa. Laporannya harus jelas," lanjutnya.

Semua unsur pemerintahan, kata Arif, kini tengah fokus pada penanganan COVID-19. Ia bersyukur saat ini kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksin mulai meningkat pasca diadakannya vaksin massal pada pekan kemarin. Ini menandakan, bahwa perlindungan diri itu sangat penting.

"Saya senang animo masyarakat Kebumen untuk vaksin tinggi. Sekarang banyak yang mau divaksin, bahkan stok vaksin kita mau habis menunggu ada penambahan dari provinsi. Ke depan vaksin akan terus kita jalankan untuk perlindungan diri kita," imbuhnya.

Selain vaksinasi, Arif meminta kepada para Petugas Satpol PP dan jajaran terkait untuk lebih menggencarkan operasi yustisi, dengan memberikan pengarahan dan penindakan jika ada masyarakat yang seenaknya sendiri melanggar aturan, dan tidak taat prokes.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap taat prokes dengan menjalankan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

"Kebijakan kita sudah jelas untuk sementara waktu kita tutup pariwisata. Pembatasan waktu, jam malam juga kita berlakukan sampai pukul 20.00 WIB. Kalau masih ada yang melanggar jangan sungkan-sungkan untuk ditegur. PPKM Mikro ini akan kita perpanjang sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan," tegasnya.

Diwartakan sebelumnya, Arif Sugiyanto sudah membentuk Tim 6 yang bekerja dalam penanganan COVID-19. Tim 6 tersebut yakni Tim Perizinan, Pencegahan, Tracing, Vaksin, Isolasi dan Tim Posko. Tim 6 ini sudah bekerja sesuai tugasnya masing-masing.

(akd/ega)