Satgas COVID-19 Kebumen Gelar Rapid Antigen Dadakan di Alun-alun

Rinto Heksantoro - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 13:54 WIB
Pemkab Kebumen
Foto: Rinto Heksantoro
Kebumen -

Puluhan warga di sekitar alun-alun kebumen, sejumlah kepala dinas dan pejabat OPD Pemkab Kebumen mendadak diswab antigen di Posko Terpadu di alun-alun Kebumen. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 yang kasusnya terus meroket.

Satgas penanganan COVID-19 Kabupaten Kebumen menggelar rapid antigen untuk warga dan para pejabat di alun-alun Kebumen, Rabu (23/6) sore. Hal tersebut dilalukan seiring meningkatnya kasus COVID-19 di Kabupaten Kebumen yang terus meroket.

Rapid antigen yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen juga diikuti oleh Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, Asisten 1 Setda Kebumen Edi Riyanto, Kepala Diskominfo Cokroaminoto dan sejumlah petinggi OPD lainnya. Untuk mengecek secara acak kasus COVID-19, para pedagang kaki lima dan sejumlah pengunjung di alun-alun Kebumen sore itu digiring untuk mengikuti rapid antigen.

Salah satu warga, Galuh Pramesti (16) mengaku dirinya sempat kaget dan takut ketika anggota Satgas COVID-19 memanggilnya untuk mengikuti rapid antigen. Ia bersama teman sekelasnya Almash Layanah (16) yang baru pertama kali menjalani tes antigen itu hanya bisa pasrah meski rasa takut ada di benaknya.

"Tadi baru saja olahraga sore sama temen-temen, tiba-tiba dipanggil, eh nggak tahunya suruh rapid antigen, sempet takut tapi alhamdulilah hasilnya negatif," kata Galuh diamini temannya.

Hal senada diungkapkan oleh Salsa Audi (17) yang saat itu tengah bersama Rivaldi Bagaskara (20). Saat akan berswafoto di alun-alun kebumen sore itu, petugas tiba-tiba menghampiri dan meminta mereka untuk mengikuti rapid antigen.

"Awalnya mau foto-foto terus dipanggil suruh ikut swab. Ini saya ketiga kalinya diswab antigen, tadi hasilnya negatif," ucap Salsa.

Sementara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, Kabupaten Kebumen saat ini telah membuka posko pengendalian penanggulangan dan pencegahan COVID-19 di alun-alun Kebumen. Posko itu difasilitasi mobil ambulans dari BPBD dan PMI Kebumen serta petugas jaga selama 24 jam.

"Posko juga digunakan untuk rapat anggota satgas COVID-19 yang bertugas mengontrol dan mengecek kegiatan penanganan COVID sampai ke tingkat desa. Dari posko ini ada 6 tim yang bergerak ke semua desa dan kecamatan juga ikut bergerak," kata Arif.

Arif menambahkan, kasus COVID-19 di Kabupaten Kebumen terus meroket. Bahkan camat dan sejumlah ASN ikut terpapar virus mematikan itu.

"Hari ini ada 116 positif dan meninggal 7 orang akibat COVID-19. Ada camat yang positif, ASN juga positif, ini menunjukkan kasus COVID-19 di Kebumen sangat tinggi dan intinya bisa menyerang siapa saja," imbuhnya.

Bupati berpesan kepada seluruh masyarakat Kebumen, untuk terus meningkatkan protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

"Kalau nggak penting-penting banget jangan keluar, kita targetkan swab antigen di sekitar alun-alun dan bergerak di desa-desa yang zona merah, kita ambil langkah tracing, testing dan treatment, jika ada yang positif akan segera diisolasi, dan kami menegaskan masyarakat harus memakai protokol kesehatan secara ketat," pungkasnya.

(akn/ega)