PDIP Minta Pemprov DKI Siapkan Posko Khusus untuk Vaksinasi Anak

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 30 Jun 2021 06:15 WIB
BPOM setujui penggunaan vaksin Sinovac pada anak usia 12-17 tahun. Hal itu menyusul banyaknya temuan pasien COVID-19 usia muda yang alami perburukan kondisi.
Ilustrasi (ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan vaksinasi Covid-19 kepada anak usai 12-17 tahun akan segera dimulai karena telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM. PDIP DKI Jakarta meminta agar Pemprov DKI menyediakan posko khusus untuk vaksinasi Covid-19 anak-anak.

"Saya kira ini juga sekaligus menyongsong rencana, walaupun rencana itu masih belum ada kepastian clear soal pembelajaran tatap muka. Saya kira langkah untuk membangun posko untuk vaksinasi terhadap anak saya kira lebih perlu mendapatkan prioritas bagi Pemprov DKI Jakarta," kata Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono kepada wartawan, Selasa (29/6/2021).

Gembong menilai penyediaan posko khusus itu guna mempercepat vaksinasi terhadap anak. Dia mendorong agar anak di DKI segera divaksin.

"Supaya lebih fokus dan ini sekaligus untuk menyongsong pembelajaran tatap muka. Walaupun sekali lagi pembelajaran tatap muka masih debatable, tetapi apapun terlaksana atau tidak vaksinasi tidak boleh terhenti di situ," kata dia.

Gerindra Singgung Efektivitas Vaksin terhadap Anak

Sementara itu, Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta meminta agar pemerintah betul-betul memperhatikan keamanan vaksin untuk anak. Dia menilai anak di bawah usia 12 tahun juga berisiko terhadap penularan Corona.

"Kalau dari saya pribadi, masih sebatas pengecekan sejauh mana keamanan dan keefektifan dari vaksin ini untuk anak-anak, dan juga kan masih ada persyaratan usianya di situ, sedangkan yang berisikonya Covid dimulai dari usia dini sekali," kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani kepada wartawan saat dihubungi terpisah.

Rani menekankan bahwa orang tua harus diberikan sosialisasi agar menjelaskan kepada anaknya mengenai cara pencegahan penularan virus Corona. Selain itu, orang tua juga perlu diberikan edukasi mengenai penanganan kepada anak yang terpapar Covid-19.

"Saya masih mengharapkan tindakan dan sosialisasi yang edukatif bagi para orang tua, buat pencegahan dan penanganan ketika anak terpapar, agar mental para orang tua siap," jelas dia.

"Anak-anak kan ruang sosialisasinya sudah sangat dibatasi bila terpapar kan tertuduh utama pasti dari orang tua atau orang dewasa di sekitarnya dulu dong, yang mungkin masih banyak bertemu orang di luar rumah," sambungnya.