Pimpinan DPRD DKI Usul Buperta Cibubur Jadi Tempat Isolasi Pasien Corona

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 18:24 WIB
M Taufik (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
M Taufik (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah tempat isolasi mandiri kasus virus Corona (COVID-19). Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur (Buperta Cibubur) Jakarta Timur dinilai bisa menjadi solusi.

"Makanya saya akan mendorong Buperta Cibubur diisi dengan pasien tanpa gejala atau gejala sangat ringan dan tidak dalam keadaan atau kondisi hamil," kata Taufik dalam keterangan tertulis, Selasa (29/6/2021).

Politikus Gerindra itu khawatir rumah sakit rujukan Corona di Jakarta akan kolaps apabila lonjakan kasus selama beberapa hari ini tidak berakhir. Karena itu, dia berharap nantinya lokasi baru ini dapat digunakan untuk isolasi pasien tak bergejala hingga bergejala sedang.

"Tendanya juga memadai, ada alat kesehatan yang sesuai peruntukan untuk triase dan sesuai standar kesehatan penanganan COVID-19," ujarnya.

Taufik akan menyampaikan usulan ini kepada Gubernur DKI Anies Baswedan. Menurutnya, Buperta Cibubur memiliki fasilitas yang memadai untuk dijadikan ruangan isolasi COVID-19. Mulai aula, ruang pertemuan, hingga lapangan luas yang bisa didirikan tenda-tenda perawatan.

Sebelumnya, kasus COVID-19 hari ini di Jakarta masih di atas 7.000. Hari ini ada tambahan 7.379 kasus Corona di Ibu Kota.

Berdasarkan data per Selasa (29/6), kecamatan terbanyak yang memiliki kasus baru adalah Kecamatan Cipayung sebesar 346 kasus disusul Kecamatan Ciracas sebanyak 306 kasus dan Matraman sebanyak 272 kasus. Dengan tambahan 7.379, total kasus Corona di Jakarta sebanyak 535.788.

Pemprov DKI Jakarta juga mengelompokkan tambahan kasus COVID-19 berdasarkan usia. Perinciannya, sebanyak 317 kasus (4,30%) kelompok usia 0-5 tahun, 835 kasus (11,32%) kelompok usia 6-18 tahun, 5.577 kasus (75,58%) kelompok usia 19-59 tahun, dan 650 kasus (8,81%) di kelompok usia 60 tahun ke atas

Sementara itu, distribusi 7.379 kasus positif berdasarkan wilayah kota dan kabupaten adalah Jakarta Timur 2.351 kasus, Jakarta Barat 1.307 kasus, Jakarta Selatan 1.391 kasus, Jakarta Utara 894 kasus, Jakarta Pusat 685 kasus dan Kepulauan Seribu 6 kasus. Sementara itu, data kasus yang masih dalam proses verifikasi sebanyak 745.

(aik/aik)