Gubernur Banten Tambah Daftar Panjang Deretan Kepala Daerah Positif Corona

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 16:35 WIB
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak
Ilustrasi COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Deretan kepala daerah yang dinyatakan terkonfirmasi positif Corona semakin bertambah. Terbaru, Gubernur Banten Wahidin Halim semakin menambah panjang deretan kepala daerah yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Diketahui lonjakan kasus COVID-19 terus terjadi beberapa minggu terakhir. Kasus Corona di RI pada Senin (28/6) kemarin bertambah 20.694 kasus sehingga totalnya menjadi 2.135.998 kasus.

Berikut ini detikcom merangkum sejumlah kepala daerah yang pernah dinyatakan positif COVID-19.

1. Gubernur Banten Wahidin Halim

Gubernur Banten Wahidin Halim terkonfirmasi positif COVID-19. Wahidin mengaku terpapar virus Corona sejak Rabu (23/6) pekan lalu.

"Sudah baik, kenanya hari Rabu. Bergejala ringan, OTG," kata Wahidin kepada detikcom melalui WhatsApp, Senin (28/6/2021).

Ia menjalani aktivitas isolasi di rumah dinas. Wahidin mengirimkan rekaman video saat tengah beraktivitas olahraga. Wahidin menduga terpapar virus tersebut dari para ajudan. Padahal, ia selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan.

"Semua ajudan kena (positif Corona), sepertinya virusnya tambah hebat, bisa masuk dari berbagai kanal. Padahal saya sangat disiplin," ujar Wahidin.


2. Gubernur Aceh Nova Iriansyah

Gubernur Aceh Nova Iriansyah sempat dinyatakan positif Corona pada Mei 2021. Saat ini Nova telah dinyatakan negatif Corona setelah 27 hari menjalani isolasi mandiri.

"Alhamdulillah hasil swab terbaru menunjukkan Pak Gubernur telah negatif COVID-19," kata juru bicara Satgas COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani kepada wartawan, Senin (28/6/2021).

Hasil swab Nova keluar pada Minggu (27/6) malam. Saifullah menyebut Nova sudah beberapa kali menjalani tes swab hingga akhirnya dinyatakan sembuh.

"Terima kasih atas doa seluruh masyarakat Aceh," ujarnya.


3. Plt Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf

Plt Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf diketahui positif COVID-19 berdasarkan hasil tes PCR. Kabar tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Ivan Dicksan.

"Kami dapat informasi hasil PCR kemarin Pak Plt Wali Kota positif," kata Sekretaris Daerah Ivan Dicksan, Kamis (24/6/2021).

Dia mengaku belum mengetahui secara pasti sumber paparannya. Namun, kata Ivan, dalam sepekan terakhir aktivitas Plt Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf memang cukup tinggi.


4. Bupati Majalengka Karna Sobahi

Bupati Majalengka Karna Sobahi dan istrinya, Dedeh Nurhayati, positif terpapar COVID-19. Keduanya diketahui positif usai menjalani tes swab pada Minggu (20/6/2021) pagi kemarin.

Kabar bupati dan istirnya yang positif COVID-19 itu dibenarkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka Eman Suherman.

"Iya betul Pak Bupati dan istri terpapar COVID-19. Hasil swab-nya baru keluar tadi malam," kata Eman dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (21/6/2021).

Setelah Bupati Majalengka Karna Sobahi terkonfirmasi positif COVID-19, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka saat ini banyak yang ikut terpapar.

Informasi yang didapat detikcom, pejabat yang saat ini ikut terpapar virus Corona di antaranya Sekretaris Daerah Eman Suherman serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Gatot Sulaeman.

"Iya Pak Sekda positif setelah menjalani swab antigen, nanti mau dites PCR. Pak Gatot juga positif," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka Iskandar Hadi saat dihubungi, Kamis (24/6/2021).

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Suswanto, Kepala Satpol PP Toto Prihatno, Kepala Dinas Kesehatan Harizal F Harahap, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Iding Jaenudin juga diketahui terkonfirmasi positif.

"Kepala Satpol PP, Pak Kadisdik, Pak Kadinkes sama kepala perizinan Pak Iding, itu si yang kami tahu terkonfirmasi positif," ucapnya.

Kabar terbaru, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Ahmad Suswanto meninggal dunia akibat virus Corona. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka Agus Susanto membenarkan kabar meninggalnya Kadisdik Ahmad Suswanto. Almarhum meninggal dunia pada Selasa (29/6/2021) pagi.

"Iya benar, tadi jam 5 subuh," kata Agus saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.


5. Bupati Lebak Iti Octavia Jayaba

Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya melaporkan bahwa dirinya positif terpapar COVID-19. Iti kini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah dinas bupati untuk proses pemulihan.

"Ya, betul. Ibu Bupati positif, sekarang isolasi di rumah dinas di pendopo," kata Kadinkes Lebak Triyatno Supiono saat dikonfirmasi detikcom di Lebak, Banten, Kamis (24/6/2021).

Iti terpapar COVID-19 dengan status gejala ringan, seperti batuk dan sakit tenggorokan. Pemkab Lebak langsung melakukan tracing ke lingkungan keluarga yang berpotensi melakukan kontak erat dengan politikus Partai Demokrat tersebut.

"Tadi pagi sudah di-tracing. Ada 30 anggota keluarga ibu yang kami swab, terakhir tadi 10 orang juga yang ada di sekitar lingkungan keluarganya," ujar Triyatno.


6. Gubernur Jatim Khofifah

Gubernur Khofifah Indar Parawansa kembali terkonfirmasi positif COVID-19. Khofifah diketahui melakukan swab mingguan, Kamis (24/6) malam. Dan hasil positif COVID-19 ini diketahui tadi pagi.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim Aries Agung Paewai membenarkan. Saat ini kondisi Khofifah OTG atau orang tanpa gejala.

"Iya dalam status OTG. Tadi malam beliau swab, hasilnya baru keluar tadi pagi," kata Aries saat dikonfirmasi detikcom di Surabaya, Jumat (25/6/2021).

Sebelumnya, pada 2 Januari 2021, Khofifah juga dinyatakan positif COVID-19. Setelah melakukan isolasi mandiri 4 pekan di rumah dinas eks Wagub Jatim, Jalan Imam Bonjol Surabaya, Khofifah akhirnya dinyatakan negatif COVID-19.


7. Bupati Aceh Singkil Dulmusrid

Bupati Aceh Singkil, Aceh, Dulmusrid kembali dinyatakan positif COVID-19. Ini kedua kali dia terpapar virus Corona.

"Beliau positif Corona berdasarkan hasil swab di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh. Sampel swab diambil kemarin dan hasilnya keluar hari ini," kata Kabag Humas Pemkab Aceh Singkil Khaldum saat dikonfirmasi, Rabu (23/6/2021).

Sebelumnya, Dulmusrid dan istrinya, Atmah Dulmusrid, pernah dinyatakan positif Corona pada September 2020. Dulmusrid menyampaikan dirinya positif COVID-19 lewat sebuah video yang diunggah akun Facebook, Selasa (11/8/2020).


8. Bupati Sleman Sri Purnomo

Bupati Sleman Sri Purnomo mengumumkan dirinya terkonfirmasi positif virus Corona (COVID-19). Padahal, sebelumnya, Sri Purnomo telah menerima vaksin Sinovac pada 14 Januari lalu. Pengumuman itu ia sampaikan di akun Instagram pribadinya, @sripurnomosp.

"Assalamu'alaikum Wr. Wb. Hari ini Kamis 21 Januari 2021, saya Sri Purnomo Bupati Kabupaten Sleman menyampaikan kondisi terkini yang sedang saya hadapi," tulis Sri dalam akun media sosial Instagram-nya seperti dikutip detikcom, Kamis (21/1/2021).

Sri Purnomo mengatakan telah menjalani tes swab antigen pada Rabu (20/1) dengan hasil positif. Kemudian dilanjutkan swab PCR dengan hasil positif.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menegaskan Bupati Sleman Sri Purnomo positif virus Corona atau COVID-19 tidak berkaitan dengan vaksin yang sempat diperolehnya pada pekan lalu. Berikut ini penjelasannya.

"Nggak ada kaitannya (dengan vaksin). Itu dua hal yang berbeda," kata Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo saat ditemui di Kantor Sekretariat Daerah Sleman, Kamis (21/1/2021).


9. Bupati Lamandau Kalsel Kalteng COVID-19

Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah, Hendra Lesmana dinyatakan telah terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan tes usap PCR. Sekda Lamandau Irwansyah mengatakan, berkaitan dengan hal itu, sejumlah langkah telah dilakukan, termasuk sterilisasi berupa penyemprotan desinfektan di kantor bupati.

"Penyemprotan ini adalah tindak lanjut dari terpaparnya Bupati Lamandau Hendra Lesmana dan untuk mencegah penyebaran COVID-19," jelasnya di Nanga Bulik, Jumat (25/6/2021), seperti dilansir Antara.

Selain itu, telah dilakukan pelacakan terhadap kontak erat bupati. Pihaknya beserta jajaran juga telah mengikuti tes usap antigen dan hasilnya negatif.


10. Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulkarnain Kadir

Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulkarnain Kadir mengkonfirmasi dirinya telah terpapar COVID-19. Sulkarnain meminta warga tidak abai dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes).

"Kami pagi ini baru memiliki kesempatan untuk menyapa. Mohon maaf sebelumnya karena beberapa hari terakhir ini kami fokus untuk pemulihan kondisi dan mengikuti serangkaian tes yang harus dilalui dan benar adanya bahwa kami terkonfirmasi positif COVID-19," ujar Sulkarnain dalam keterangannya, Selasa (29/6/2021).

Sulkarnain memastikan kondisinya tetap stabil meski tengah terpapar COVID-19.

"Alhamdulillah kondisi relatif stabil," ujarnya.