Corona Melonjak, Garut Tutup Sementara Tempat Wisata

Antaranews - detikNews
Minggu, 27 Jun 2021 21:44 WIB
Petugas gabungan melakukan penyekatan kendaraan wisatawan di perbatasan Garut-Bandung. Puluhan kendaraan terpaksa putar balik.
Ilustrasi (Foto: Hakim Ghani)
Jakarta -

Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) menutup semua objek wisata yang ada di wilayahnya untuk menghindari kerumunan di tengah lonjakan penyebaran virus Corona (COVID-19). Pemkab Garut juga menyiapkan tim untuk melakukan pengawasan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Ga mengatakan penutupan seluruh tempat wisata termasuk wisata religi sesuai Surat Edaran Bupati Garut tentang pembatasan aktivitas di luar rumah untuk mencegah dan memutus rantai penularan COVID-19.

"Semua tempat wisata (ditutup), kita sudah bentuk tim untuk pengawasan," kata Budi Gan Gan seperti dilansir Antara, Minggu (27/6/2021).

Budi menyebut Kabupaten Garut memiliki banyak tempat wisata yang seringkali ramai dikunjungi wisatawan saat libur maupun momentum tertentu. Salah satunya tempat wisata religi.

Wisata religi, kata Budi, ditutup karena selalu ramai oleh pengunjung. Tempat wisata itu adalah Makam Godog, Makam Syeh Jafar Sidik di Cibiuk, Eyang Papak di Wanaraja, Makam Cipancar di Limbangan, dan Kampung Pulo di Situ Cangkuang.

Penutupan tempat wisata itu, kata dia, mulai berlaku hari ini, 27 Juni 2021 sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan. Dia mengatakan tempat wisata yang ditutup mendapatkan pengawasan ketat oleh petugas dari Disparbud Garut.

"Kita sudah bentuk tim, Kabid dan Kasie melakukan pengawasan, semua disebar," katanya.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa jajarannya sudah melakukan sosialisasi ke seluruh tempat wisata untuk mematuhi Surat Edaran Bupati Garut sebelum diberlakukan penutupan.

"Pejabat struktural untuk melaksanakan sosialisasi dan pemantauan pelaksanaan Surat Edaran Bupati Garut," katanya.



Simak Video "Wisatawan Melonjak Drastis, Jokowi; Hati-hati 2 Pekan ke Depan!"
[Gambas:Video 20detik]